Tirtha Pure Laris Manis, PDAM Tirta Wening Tambah Kapasitas Produksi

Mohammad Bima Faisal Mirza • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 13:57 WIB
INOVASI: Air minum Tirtha Pure produksi Perumda Tirta Wening terus diminati warga.(PERUMDA TIRTA WENING UNTUK RADAR TRENGGALEK)
INOVASI: Air minum Tirtha Pure produksi Perumda Tirta Wening terus diminati warga.(PERUMDA TIRTA WENING UNTUK RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek – Permintaan terhadap produk air minum dalam kemasan (AMDK) Tirtha Pure  produksi PDAM Tirta Wening terus meningkat.

“Dukungan dari Pemkab Trenggalek turut menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan air minum Tirtha Pure,” terang Direktur PDAM Tirta Wening, Khoirul Ansori SE MM CSA.

Menurut dia, produk air minum tersebut digunakan dalam berbagai kegiatan di lingkungan Pemkab Trenggalek, termasuk untuk kebutuhan air minum dalam rapat maupun kegiatan pemerintahan lainnya.

Dari berbagai jenis produk yang dihasilkan, kemasan 220 mililiter (ml) menjadi salah satu yang paling tinggi permintaannya. Produk tersebut menjadi favorit pasar sehingga produksinya harus mendapat perhatian khusus.

Sebelumnya, kapasitas mesin hanya mampu menghasilkan sekitar 20 karton dalam 1 jam. Dengan jam kerja selama 8 jam, kapasitas produksi maksimal berada di kisaran 140 karton per hari.

Baca Juga: Merawat Kenangan di Kampung Halaman Menemukan Cerita Baru di Negeri Kanguru Tata Kelola Sampah Terta

“Produk hari ini itu langsung keluar, langsung keluar. Kami sudah melakukan evaluasi kenapa kok seperti ini,” katanya.

Untuk memaksimalkan pemenuhan permintaan pasar, pengelola kemudian melakukan modifikasi mesin agar proses produksi dapat berjalan lebih cepat.

Modifikasi mesin mulai diuji dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga ketersediaan stok.

Selain modifikasi mesin, pengelola juga menyiapkan strategi dengan menambah sif kerja.

Penambahan sif tersebut dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi tanpa harus melakukan pengadaan mesin baru.

Baca Juga: Perda Pilkades Hampir Final Dewan Bidik Nomor Registrasi Turun Akhir Agustus

Saat ini terdapat tiga mesin yang digunakan untuk memproduksi berbagai jenis kemasan, mulai dari galon, cup, hingga botol. Untuk produk botol, mesin dapat digunakan untuk kemasan 220 ml maupun 600 ml dengan menyesuaikan pengaturan mesin.

Tirtha Pure juga memiliki keunggulan dari sisi karakteristik air yang ditawarkan lebih ringan dan halus.

Menurut dia, selain kualitas air, keberadaan produk lokal juga perlu mendapat dukungan agar dapat berkembang dan bersaing di pasar.

Sumber air yang digunakan Tirta Wening juga berasal dari sumber air alami, bukan hasil pengeboran air tanah.

“Air sumber itu yang belum terkontaminasi dan kualitas air bakunya memang sudah bagus,” jelasnya. (bim/c1/din)

Editor : Juwita Ratnasari
Sumber : RADAR TRENGGALEK
TirthaPure PDAMTrenggalek ProdukLokal