TRENGGALEK NJENGGELEK- Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan akan diganti dari posisi Menteri Keuangan dalam reshuffle kabinet. Pengamat ekonomi Josua Pardede menilai pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan kebijakan fiskal, koordinasi sektor keuangan, serta kepercayaan investor agar perubahan tersebut tidak mengganggu perekonomian nasional.
Kinerja Purbaya Dinilai Masih Relatif Positif
Josua mengatakan, jika dilihat dari sejumlah indikator ekonomi, kinerja selama Purbaya Yudhi Sadewa menjabat Menteri Keuangan masih tergolong relatif baik.
Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada semester I tahun ini berada di angka 5,45 persen. Selain itu, inflasi disebut masih terkendali dan realisasi fiskal juga belum menunjukkan tanda-tanda memburuk.
Penerimaan perpajakan pun masih tumbuh positif meski perekonomian global menghadapi berbagai tekanan.
"Belum ada kinerja ataupun kondisi yang cukup membahayakan bagi perekonomian kita," kata Josua dalam wawancara tersebut.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membahas isu pergantian Menteri Keuangan.
Meski demikian, keputusan mengenai susunan kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden. Karena itu, Josua menilai perubahan posisi menteri merupakan bagian dari kewenangan Presiden dalam mengatur pemerintahan.
Baca Juga: 8 HP 3 Jutaan September 2026, Spek Makin Ganas Ada Baterai 8.000 mAh
Gebrakan Debottlenecking Jadi Sorotan
Selain membahas indikator ekonomi, Josua juga menyinggung salah satu langkah yang dilakukan Purbaya, yakni mendorong program debottlenecking atau penghilangan berbagai hambatan dalam kegiatan investasi.
Purbaya disebut turut memimpin pembahasan yang melibatkan investor dan pihak terkait. Forum tersebut membahas berbagai persoalan yang dikeluhkan pelaku usaha, termasuk hambatan investasi dan proses perizinan.
Menurut Josua, langkah tersebut menjadi salah satu kontribusi Purbaya selama memimpin Kementerian Keuangan.
Ia berharap kebijakan yang dinilai positif tetap dapat dilanjutkan meski nantinya terjadi pergantian di posisi Menteri Keuangan.
"Harapannya, tim ekonomi pemerintah ke depannya juga bisa bersinergi," ujar Josua.
Pergantian Menkeu Bisa Memengaruhi Pasar
Isu pergantian Menteri Keuangan juga menjadi perhatian karena pasar keuangan biasanya sensitif terhadap perubahan di posisi strategis pemerintah.
Josua menjelaskan bahwa investor domestik maupun asing tidak hanya mempertimbangkan sosok menteri secara personal. Investor juga melihat kesinambungan kebijakan serta kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
Menurutnya, pasar kemungkinan dapat memberikan respons pada tahap awal ketika terjadi pergantian pejabat. Namun, perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada bagaimana kebijakan pemerintah diteruskan dan dikomunikasikan kepada pelaku pasar.
Hal serupa, kata dia, pernah terjadi ketika terdapat perubahan kepemimpinan di Bank Indonesia. Pasar sempat merespons perubahan tersebut, tetapi kondisi fundamental ekonomi tetap menjadi faktor penting.
Karena itu, pergantian Purbaya Yudhi Sadewa perlu dilihat tidak hanya dari sisi pergantian figur, tetapi juga kesinambungan kebijakan fiskal.
Tantangan Menteri Keuangan Baru
Josua menyebut Menteri Keuangan berikutnya akan menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah juga perlu meningkatkan penerimaan perpajakan sekaligus memastikan belanja negara semakin produktif dan memberikan dampak terhadap masyarakat.
Kondisi daya beli masyarakat yang disebut mengalami tekanan menjadi salah satu perhatian yang perlu direspons melalui kebijakan ekonomi.
Selain itu, perkembangan geopolitik Timur Tengah dan potensi kenaikan harga minyak mentah juga dapat memberikan tekanan terhadap fiskal dan biaya impor bahan bakar minyak.
Dalam kondisi tersebut, Menteri Keuangan memiliki peran penting dalam menjaga pengelolaan kas negara sekaligus memastikan kebijakan fiskal tetap mendukung perekonomian.
Josua berharap reshuffle kabinet dapat menjadi penyegaran sekaligus penyempurnaan koordinasi tim ekonomi pemerintah.
Sementara itu, hingga proses pelantikan berlangsung, isu mengenai pergantian Purbaya Yudhi Sadewa masih menjadi perhatian publik dan pelaku pasar. Fokus berikutnya adalah bagaimana pemerintah memastikan transisi kepemimpinan tidak mengganggu kesinambungan kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi.
Baca Juga: Koko Seto Bantah Tarif Rp500 Juta, Ungkap Nominal Saweran Tertinggi
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinteerst