TRENGGALEK NJENGGELEK- IHSG hari ini kembali berada dalam tekanan setelah ditutup melemah 0,9 persen ke level 6.241. Koreksi tersebut membuat tekanan jual masih menjadi perhatian pelaku pasar. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi menguji area support 6.157 hingga 6.209, sekaligus merilis sejumlah rekomendasi saham untuk pekan ini.
Pergerakan IHSG secara mingguan juga masih menunjukkan pelemahan. Berdasarkan riset yang dikutip dalam materi tersebut, indeks terkoreksi 3,09 persen pada periode mingguan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih menghadapi tekanan jual sehingga investor perlu mencermati level teknikal dan pergerakan masing-masing saham.
Baca Juga: Rupiah Melemah Lagi, Analis Ungkap Target Rp18.775 dan Dampaknya ke IHSG
IHSG Masih Dibayangi Tekanan Jual
Koreksi IHSG menjadi perhatian karena indeks kembali mendekati area support yang telah ditentukan dalam analisis teknikal MNC Sekuritas.
Area 6.157 hingga 6.209 menjadi level yang dipantau untuk melihat apakah tekanan jual masih berlanjut atau mulai muncul peluang penguatan. Jika indeks mampu bertahan di area tersebut, pergerakan berikutnya akan menjadi perhatian investor.
Sebaliknya, tekanan yang semakin kuat dapat membuat IHSG kembali bergerak lebih rendah. Karena itu, investor perlu memperhatikan perkembangan volume transaksi dan sentimen pasar sebelum mengambil keputusan.
COIN dan INDF Masuk Rekomendasi Buy on Weakness
Di tengah koreksi IHSG, MNC Sekuritas memasukkan beberapa saham dalam daftar rekomendasi pekan ini.
Salah satunya adalah COIN. Saham tersebut direkomendasikan dengan strategi buy on weakness pada kisaran Rp775 hingga Rp785. Dalam analisis yang dikutip, target pergerakan saham disebut dapat mencapai Rp965.
Strategi buy on weakness berarti investor menunggu pelemahan harga menuju area tertentu sebelum mempertimbangkan akumulasi. Dengan demikian, level tersebut merupakan bagian dari skenario teknikal dan bukan jaminan bahwa harga saham akan mencapai target.
Saham berikutnya adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada area Rp6.625 hingga Rp6.725 dengan target hingga Rp7.225.
HMSP Juga Jadi Perhatian
Selain COIN dan INDF, saham PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) turut masuk dalam daftar rekomendasi.
HMSP disebut dapat dicermati ketika mengalami pelemahan pada area Rp610 hingga Rp635. Berdasarkan analisis tersebut, target harga yang disebut berada di level Rp700.
Sama seperti rekomendasi lainnya, area entry dan target tersebut merupakan acuan berdasarkan analisis teknikal. Pergerakan aktual saham tetap dapat berubah mengikuti kondisi pasar, sentimen, serta kinerja emiten.
NRG Berbeda, Dapat Sinyal Sell on Strength
Sementara itu, NRG mendapat pendekatan berbeda. MNC Sekuritas memberikan rekomendasi sell on strength pada kisaran Rp1.345 hingga Rp1.380.
Strategi tersebut mengindikasikan investor dapat mempertimbangkan aksi jual ketika harga mengalami penguatan menuju area yang telah ditentukan. Rekomendasi tersebut diberikan karena saham NRG dinilai masih memiliki potensi kembali mengalami koreksi.
Dengan IHSG yang masih berada dalam tekanan, daftar rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasar pekan ini tetap membutuhkan perhatian terhadap level teknikal. Investor juga perlu mempertimbangkan profil risiko dan kondisi fundamental sebelum mengikuti rekomendasi saham tertentu.
Baca Juga: IHSG 2026 Diprediksi Rebound, 3 Sektor Ini Masuk Watchlist hingga Akhir Tahun
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest