Trenggalekjenggelek – Pinkan Mambo, mantan personel Duo Ratu, menggemparkan pasar kuliner dengan produk donat yang dijual mulai Rp130 ribu hingga Rp10 juta per kotak isi 12.
Strategi penentuan harga ekstrem ini memosisikan produknya di segmen premium—sebuah langkah berisiko yang justru memicu rasa penasaran publik.
Varian termahal menggunakan enam jenis cokelat dari enam negara berbeda. “Kalau yang Rp10 juta itu dari enam cokelat dari enam negara,” kata Pinkan, dikutip dari Trans7 Official, Senin, 4 Agustus 2025.
Fenomena ini menunjukkan bahwa dalam bisnis kuliner, nilai emosional dan narasi produk dapat mengangkat harga jauh di atas rata-rata pasar.
Pinkan memberi label “Donat Air Mata” pada produknya, memanfaatkan kisah pribadi yang penuh lika-liku sebagai diferensiasi merek.
Antrean pembelian juga menjadi bagian dari strategi eksklusivitas.
Untuk varian Rp130 ribu, calon pembeli harus menunggu hingga dua minggu. Bahkan, Pinkan pernah menerima pesanan 2.000 donat dalam sehari.
Sebelumnya, Pinkan sukses berjualan pisang goreng, lalu memanfaatkan momentum media sosial untuk memperkenalkan donatnya.
Modal awalnya sederhana: resep dari YouTube dan branding berbasis kisah pribadi. “Aku ingin membangun brand kuliner yang kuat, bukan sekadar ikut tren,” ujarnya.
Langkah ini mencerminkan strategi positioning yang jarang dilakukan pelaku UMKM.
Alih-alih bersaing pada harga murah, Pinkan memilih fokus pada cerita, bahan premium, dan kelangkaan produk—faktor yang membuat konsumen mau membayar mahal. (mal)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani