TRENGGALEK - Hamada Asahi, salah satu anggota boy band group Korea Treasure yang berasal dari Jepang, kembali menjadi sorotan penggemar karena momen uniknya di siaran langsung.
Saat itu, Hamada Asahi terlihat mengenakan masker yang miring sebelah.
Sekilas, hal tersebut dilakukan Hamada Asahi tampak seperti kejadian biasa, namun bagi para penggemar setia Treasure atau yang biasa disebut Teume, momen itu justru dianggap sangat lucu dan menggemaskan.
Keunikan tersebut tak berhenti di situ. Saat Treasure menghadiri Allo Bank Festival 2025, terdapat sebuah permainan tebak-tebakan bertema “anomali”.
Tak disangka, momen masker miring Asahi kembali diangkat dan disebut sebagai “Anomali Asahi Hihihi”.
Julukan itu kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Salah satu penggemar Indonesia yang kreatif bahkan mengubah fenomena tersebut menjadi sebuah lagu jenaka berjudul “Anomali Hamada Asahi”.
Lagu ini menampilkan lirik lucu yang menggambarkan sosok Asahi dengan gaya khasnya.
Bagian reff dengan kalimat “Hooooo~ Hamada Asahi” menjadi bagian paling ikonik dan mudah diingat, hingga banyak orang yang bukan penggemar Treasure ikut menyanyikannya karena nadanya yang ringan dan mudah dihafal.
Tak hanya lagu, kreativitas penggemar pun berlanjut. Salah satu Teume bahkan membuat video lucu yang diiringi lagu “Anomali Hamada Asahi”.
Video tersebut menampilkan potongan momen-momen kocak Asahi, lengkap dengan efek dan teks yang menambah kesan menghibur.
Tak butuh waktu lama, video itu pun ikut viral dan semakin memperkuat popularitas fenomena “Anomali Hamada Asahi” di kalangan penggemar.
Fenomena “Anomali Hamada Asahi” ini menjadi bukti bagaimana momen sederhana dari seorang idola bisa menjadi inspirasi bagi para penggemar untuk berkreasi.
Dari masker miring hingga lagu viral, semuanya menunjukkan kedekatan emosional antara Asahi dan para Teume yang selalu menemukan hal unik dari setiap tingkah lakunya.
Fenomena ini juga memperlihatkan kekuatan komunitas penggemar dalam membentuk tren baru di dunia hiburan.
Dari candaan kecil, tercipta sebuah karya yang mampu menyebar luas dan mencuri perhatian banyak orang, sebuah bukti bahwa kreativitas penggemar tidak memiliki batas.
Editor : Didin Cahya Firmansyah