TRENGGALEK NJENGGELEK -Polemik buku elektronik Broken Strings Aureli Moremans terus berkembang dan semakin melebar. Setelah sebelumnya memantik perdebatan publik soal relasi tidak sehat dan pernikahan masa lalu Aureli Moremans, kini muncul kembali cerita lama yang menyeret Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta nama Kak Seto sebagai Ketua KPAI saat itu.
Dalam narasi yang kembali mencuat, disebutkan bahwa Sri Sunarti, ibunda Aureli Moremans, sempat melaporkan dugaan brainwashing atau pencucian otak terhadap putrinya ke KPAI pada periode 2009 hingga 2010. Laporan tersebut dilakukan ketika Aureli masih berusia remaja dan diduga berada di bawah pengaruh kuat seorang pria dewasa yang kemudian disamarkan dalam buku Broken Strings.
Kak Seto Buka Suara
Kabar ini membuat akun media sosial Kak Seto diserbu warganet. Menanggapi hal tersebut, Kak Seto menyatakan bahwa pada masanya, KPAI telah berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan kewenangan dan kapasitas lembaga saat itu.
Menurut Kak Seto, KPAI sempat mencoba memfasilitasi pertemuan antara pihak keluarga Aureli dengan pria dewasa yang diduga menjadi pelaku. Namun, proses tersebut diakui berjalan tidak mudah karena kondisi psikologis Aureli saat itu masih berada di bawah pengaruh kuat pihak yang bersangkutan.
Upaya tersebut, kata Kak Seto, merupakan bagian dari tanggung jawab KPAI dalam menangani laporan dugaan kekerasan terhadap anak, meskipun hasilnya tidak selalu berjalan sesuai harapan keluarga korban.
Dugaan Peran Orang Terdekat
Selain KPAI, polemik juga menyeret sosok bernama Kelly yang disebut-sebut memberikan nomor telepon baru Aureli kepada Bobby, nama samaran pelaku dalam Broken Strings. Warganet menduga Kelly adalah aktris Kimberly Ryder. Namun, beredar kabar bahwa sosok Kelly telah menyampaikan permintaan maaf kepada Aureli atas perannya di masa lalu.
Isu ini kembali memanaskan perdebatan publik, terutama terkait peran lingkungan terdekat dalam kasus child grooming. Banyak pihak menilai bahwa kelalaian orang sekitar kerap menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk semakin mengontrol korban.
Robi Tremonti Tunjukkan Bukti Pernikahan
Di tengah meluasnya polemik, Robi Tremonti akhirnya buka suara setelah 16 tahun memilih diam. Ia membeberkan sejumlah bukti pernikahannya dengan Aureli Moremans sebagai upaya memulihkan nama baiknya.
Robi mempertanyakan alasan publikasi bukti tersebut yang dinilai terlambat. Ia menjelaskan bahwa pernikahan tersebut tetap disahkan oleh pihak gereja meskipun tidak dihadiri orang tua Aureli, dengan alasan usia Aureli saat itu telah genap 18 tahun.
Selain foto-foto pernikahan, Robi juga menegaskan bahwa saat dirinya mendekati Aureli di usia 16 tahun, ia mengklaim telah mendapatkan restu dari ibunda Aureli. Klaim ini bertolak belakang dengan narasi yang tertulis dalam Broken Strings.
Dua Versi yang Bertentangan
Dalam buku Broken Strings Aureli Moremans, Aureli menuliskan pengalaman menjadi korban child grooming, kekerasan fisik, kekerasan seksual, serta ancaman yang membuatnya tertekan secara psikologis. Narasi tersebut berbeda dengan pengakuan Robi Tremonti yang membantah melakukan child grooming dan menilai hubungannya dengan Aureli berlangsung atas dasar suka sama suka.
Perbedaan versi inilah yang hingga kini membuat publik terbelah. Isu ini juga berkembang hingga muncul dugaan bahwa dampak child grooming membuat Aureli sempat mengalami gangguan psikologis berat, termasuk depresi akut, meski hal tersebut tidak pernah dikonfirmasi secara medis di ruang publik.
Dukungan Selebriti Terus Mengalir
Di tengah kontroversi, dukungan terhadap Aureli terus mengalir dari sejumlah selebriti. Nama-nama seperti Andin, Nesta Mahendra, Cinta Laura, hingga Wika Salim secara terbuka menyampaikan empati dan dukungan moral.
Dukungan ini mengingatkan publik pada kasus Hesti yang sebelumnya mengaku menerima pesan bernada intimidasi setelah menyatakan keberpihakannya kepada Aureli. Meski demikian, para selebriti tersebut tetap menyuarakan dukungan tanpa menunjukkan rasa gentar.
Kehidupan Baru Aureli
Di luar polemik Broken Strings, Aureli kini menjalani fase baru dalam hidupnya. Ia tengah menikmati kebahagiaan bersama sang suami, Tyler Beghome, dan sedang menantikan kelahiran anak pertama. Baru-baru ini, Aureli membagikan foto maternity yang menampilkan baby bump-nya, yang mendapat respons positif dari warganet.
Di tengah badai kontroversi, momen tersebut dipandang sebagian publik sebagai simbol pemulihan dan harapan baru setelah perjalanan hidup yang penuh luka.
Editor : Ichaa Melinda Putri