Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Lucky Widjaya Meninggal Mendadak di Usia 50 Tahun, Kini Sempat Drop dan Gagal Cuci Darah, Penyakit Ginjal Diduga Naik ke Jantung

Adinda Putri Sefiana • Rabu, 28 Januari 2026 | 11:35 WIB

Suasana duka keluarga almarhum Lucky Widjaya saat  meninggal mendadak di usia 50 tahun, diduga akibat komplikasi penyakit ginjal yang memicu gangguan pada jantung.
Suasana duka keluarga almarhum Lucky Widjaya saat meninggal mendadak di usia 50 tahun, diduga akibat komplikasi penyakit ginjal yang memicu gangguan pada jantung.

JAKARTA - Kabar meninggal Vokalis Band Element Lucky Widjaya mendadak usia 50 tahun mengejutkan keluarga dan kerabat almarhum.

Almarhum Lucky Widjaya yang selama ini dikenal tertutup dan jarang mengeluh soal kondisi kesehatannya itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 22.20 WIB, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Informasi wafatnya almarhum Lucky Widjaya baru diketahui pihak keluarga sekitar pukul 23.00 WIB.

Keterlambatan kabar tersebut menambah suasana duka mendalam, lantaran sebagian keluarga tidak menyangka kondisi kesehatan almarhum akan memburuk begitu cepat.

Baca Juga: Roby Tremonti Buka Suara Soal Polemik 16 Tahun, Kini Minta Denny Sumargo Undang Klarifikasi dan Tegaskan Tak Ada Niat Menjatuhkan Aurelie!

Padahal, almarhum Lucky Widjaya di luar masih tampak beraktivitas normal dan terlihat kondisinya sehat.

Menurut keterangan keluarga, meninggal mendadak usia 50 tahun ini diduga kuat berkaitan dengan komplikasi penyakit ginjal yang telah diderita almarhum selama satu hingga dua tahun terakhir.

Dalam kondisi normal, almarhum dijadwalkan menjalani prosedur cuci darah pada hari Jumat.

Namun, kondisi tubuhnya tiba-tiba drop sehingga jadwal tersebut harus ditunda hingga Sabtu.

Baca Juga: Drama Keluarga Beckham Meledak! Brooklyn Beckham Bongkar Konflik Memalukan dengan David dan Victoria, Kini Ungkap Luka Lama Sejak Pernikahan

Riwayat Penyakit Ginjal yang Tak Banyak Diketahui

Selama ini, almarhum dikenal sebagai sosok yang mandiri dan tidak pernah membicarakan kondisi kesehatannya secara terbuka.

Bahkan, keluarga mengaku tidak pernah diberi tahu saat almarhum menjalani pemeriksaan atau perawatan medis.

“Dia orangnya enggak pernah cerita. Kami enggak tahu kalau dia ke rumah sakit atau dirawat,” ungkap salah satu kerabat.

Baca Juga: Profil Putri Modianti Jadi Sorotan Usai Hadiri Siraman Dharma Mangku Luhur, Benarkah Putri Rahasia Tommy Soeharto?

Penyakit ginjal yang dialami almarhum sudah berlangsung cukup lama. Namun, gejala serius baru terasa menjelang akhir tahun.

Pada momen tahun baru, saat berada di Kalimantan, almarhum mulai mengeluhkan sesak napas yang tidak biasa.

Baca Juga: BTS Comeback World Tour Resmi Dimulai April, Album Baru Rilis Maret Usai Hiatus 4 Tahun dan Wajib Militer

Keluhan tersebut awalnya dianggap ringan. Namun, kondisi itu terus berulang dan semakin parah hingga akhirnya membuat almarhum kesulitan beraktivitas secara normal.

Sempat Masuk IGD dan Dipompa Alat Medis

Kondisi almarhum terus menurun hingga akhirnya dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Minggu.

Di ruang IGD, almarhum mendapatkan penanganan intensif dan sempat dipasangi alat bantu untuk menopang fungsi tubuhnya.

Meski demikian, upaya team medis tersebut belum mampu menyelamatkan nyawanya.

Baca Juga: YouTube Wrapped 2025 Resmi Rilis: Cara Cek, Fitur Baru, dan Fakta Mengejutkan yang Bikin Pengguna Heboh

Dugaan sementara dari pihak keluarga menyebutkan bahwa penyakit ginjal naik ke jantung, menyebabkan gangguan serius pada organ vital dan berujung pada kematian.

“Dari ginjalnya sudah naik ke jantung,” ujar kerabat almarhum Lucky Widjaya.

Kondisi tersebut kerap terjadi pada pasien dengan gangguan ginjal kronis, terutama jika penanganan seperti cuci darah tidak bisa dilakukan tepat waktu akibat kondisi tubuh yang melemah.

Baca Juga: Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun, Netizen Sedih: Akhir Era Anime Legendaris Teman Masa Kecil!

Aktivitas Normal hingga Detik Terakhir

Yang membuat meninggal mendadak usia 50 tahun ini begitu mengejutkan, almarhum masih terlihat mampu beraktivitas seperti biasa sebelum kondisinya kritis.

Ia bahkan masih berjalan kaki sendiri, datang ke lokasi perawatan tanpa ditemani, dan menunggu pemeriksaan seorang diri.

Baca Juga: Liburan Romantis Awal 2026, Channing Tatum dan Inca Williams Tertangkap Kamera Mesra di Pantai Kosta Rika, Cinta Baru Makin Serius?

Sikap mandiri itulah yang membuat orang-orang di sekitarnya tidak pernah menyangka bahwa almarhum menyimpan penyakit serius.

Tidak ada tanda-tanda mencolok yang menunjukkan kondisinya sangat berisiko. “Dia masih jalan sendiri, nunggu sendiri. Orang enggak bakal nyangka,” kata keluarga.

Duka Mendalam Keluarga dan Kerabat

Kepergian almarhum di usia yang relatif masih produktif meninggalkan duka mendalam.

Prosesi pengurusan jenazah berlangsung sederhana, dengan keluarga memilih tidak menggunakan kendaraan dan hanya membawa perlengkapan seperlunya.

Ucapan duka dan doa mengalir dari kerabat serta orang-orang yang mengenal almarhum.

Baca Juga: Dunia Hiburan Berduka, Mpok Alpa Tutup Usia Usai Berjuang Lawan Kanker

Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi pendiam, bertanggung jawab, dan tidak ingin merepotkan orang lain, bahkan dalam kondisi sakit.

Kasus meninggal mendadak usia 50 tahun ini menjadi pengingat penting akan bahaya penyakit ginjal yang sering kali berkembang tanpa gejala berat di awal.

Pemeriksaan rutin dan keterbukaan terhadap kondisi kesehatan dinilai krusial untuk mencegah komplikasi fatal. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#gagal cuci darah #penyakit ginjal #meninggal mendadak usia 50 tahun #ginjal naik ke jantung #sesak napas mendadak