Trenggaleknjenggelek – Sebanyak 16 gereja di Kabupaten Trenggalek menjadi titik pengamanan utama dalam rangkaian ibadah Jumat Agung yang berlangsung Jumat (18/4/2025). Untuk memastikan jalannya ibadah berjalan aman dan khusyuk, Polres Trenggalek mengerahkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, pemkab dan relawan.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasihumas Iptu Susila Basuki menjelaskan, sedikitnya 233 personel diturunkan untuk mengamankan kegiatan ini, baik di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.
“Pengamanan ini, selain di tingkat Polres yang fokus di wilayah kota atau Kecamatan Trenggalek, juga melibatkan Polsek untuk masing-masing wilayah,” jelas Iptu Susila.
Dari 16 gereja yang menjadi fokus pengamanan, tujuh di antaranya berlokasi di Kecamatan Trenggalek, sementara sisanya tersebar di sejumlah kecamatan lain. Setiap gereja mendapat penjagaan dari lima hingga sepuluh personel polisi, disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan di lapangan.
Tak hanya itu, Polres Trenggalek juga menyiagakan satu SSK kompi kerangka di Mapolres yang siap digerakkan sewaktu-waktu, patroli mobiling dari Satsamapta, serta pengamanan tertutup dari gabungan unit Satintelkam, Satreskrim, dan Satresnarkoba untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Sesuai SOP, sebelum ibadah dimulai, dilakukan sterilisasi area oleh tim Satsamapta untuk mendeteksi kemungkinan adanya barang-barang berbahaya,” imbuhnya.
Dalam proses pengamanan, pihak gereja turut dilibatkan, khususnya dalam pemeriksaan barang bawaan jemaat yang hadir mengikuti ibadah.
“Secara umum, pelaksanaan ibadah Jumat Agung di seluruh gereja berjalan aman dan lancar. Ini berkat kerja sama semua pihak,” pungkas Iptu Susila.
Editor : Zaki Jazai