Modus Pelaku Nyaru Polisi
Korbannya seorang pelajar di Panggul, Trenggalek, berusia 15 tahun yang saat itu sedang pulang sekolah.
Informasi yang dihimpun, pelaku berpura-pura sebagai polisi dari Pacitan di Trenggalek dan berhasil membawa kabur sepeda motor korban.
Aksi tersebut dilakukan di siang hari, sekitar pukul 13.00, ketika korban dalam perjalanan dari Kecamatan Panggul menuju rumahnya di wilayah Dongko.
Kapolsek Dongko AKP Jotomo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku sudah mengikuti korban sejak dari arah Panggul sebelum akhirnya memepet korban di wilayah Desa Cakul.
“Sekitar jam 1 siang, kami dapat laporan. Anak itu pulang sekolah dari arah Panggul, kemudian diikuti dan dipepet di Cakul,” jelas Jotomo saat dikonfirmasi, Kamis (9/10/2025).
Pelaku kemudian menghentikan korban dengan alasan tidak memakai helm.
Dengan meyakinkan, pelaku mengaku sebagai anggota polisi sambil menunjukkan kartu identitas.
“Dia mengaku sebagai anggota polisi dari Pacitan. Saat berhenti, pelaku minta kontak motor sambil menunjukkan KTP-nya. Korban sempat melihat keterangan pekerjaannya tertulis Polri,” terangnya.
Karena panik dan percaya, korban menyerahkan kunci motor beserta telepon genggam yang diletakkan di dasbor.
Pelaku lantas membawa kabur motor korban, sementara sepeda motornya sendiri ditinggalkan di lokasi kejadian.
“Setelah pelaku pergi, korban baru sadar dan minta tolong warga sekitar. Ada warga bengkel yang sempat mengejar, tapi pelaku sudah tidak terlihat,” imbuhnya.
Kapolsek memastikan korban dalam kondisi selamat meski masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Polisi telah melakukan olah TKP dan kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut bersama Satreskrim Polres Trenggalek.
“Kami sudah lakukan olah tempat kejadian bersama satreskrim. Saat ini, pelaku masih dalam pencarian dan penyelidikan terus berjalan,” pungkasnya.(jaz/c1/rka)