Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kronologi Kurir Ekstasi Celaka di Tol Lampung, Buang Tas ke Jurang hingga Ditangkap di Tangerang

Khoinatul fitriyah • Rabu, 26 November 2025 | 23:56 WIB
Aksi pelarian seorang kurir ekstasi berakhir setelah aparat Bareskrim Polri menangkap MR, 42, warga Tangerang, usai kecelakaan tunggal yang dialaminya di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Lampung.
Aksi pelarian seorang kurir ekstasi berakhir setelah aparat Bareskrim Polri menangkap MR, 42, warga Tangerang, usai kecelakaan tunggal yang dialaminya di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Lampung.

LAMPUNG – Aksi pelarian seorang kurir ekstasi berakhir setelah aparat Bareskrim Polri menangkap MR, 42, warga Tangerang, usai kecelakaan tunggal yang dialaminya di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Lampung.

Kasus ini terungkap bukan dari laporan penggerebekan, melainkan dari peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Kamis (20/11/2025) dini hari.

Mobil Nissan X-Trail dengan nomor polisi D-1160-UN yang dikendarai Raffi ringsek setelah diduga ia mengalami micro sleep saat melaju menuju Jakarta.

Namun yang membuat kasus ini mencuri perhatian adalah temuan puluhan ribu butir ekstasi yang sebelumnya dibuang Raffi ke jurang karena panik.

Berangkat ke Palembang Atas Perintah Bos Besar

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa semua bermula saat RM menerima perintah dari seseorang bernama Udin, yang kini berstatus DPO.

Pada Selasa (18/11/2205), Raffi diminta berangkat ke Palembang untuk mengambil barang terlarang tersebut.

RM tidak berangkat sendirian.

Ia mengajak rekannya berinisial RRS dan menuju Palembang dengan mobil X-Trail.

Setelah tiba di Merak dan menyeberang menggunakan identitas RRS, mereka menginap di sebuah hotel.

Di sanalah, kurir lain berinisial UKM (DPO) menyerahkan enam tas berisi ekstasi yang kemudian dipindahkan Raffi ke dalam X-Trail.

Kehabisan BBM hingga Celaka di KM 136

Rabu (19/11) malam, RM kembali menuju Jakarta melalui akses Tol Kayu Agung.

Namun perjalanan terganggu ketika mobil yang ia kendarai kehabisan bahan bakar.

Ia sempat meminta bantuan petugas jalan tol untuk pengisian BBM.

Setelah kembali melaju, kelelahan mulai menyerang.

Masuk waktu Subuh, RM mengemudi dalam kondisi mengantuk berat hingga akhirnya hilang kendali dan kecelakaan tak terhindarkan di KM 136.

Panik, Raffi Buang Tas Berisi Ekstasi ke Jurang

Begitu tersadar dari kecelakaan, RM panik melihat kondisi mobil dan barang bukti yang ia bawa.

Dalam kondisi gelap dan masih syok, ia mengeluarkan lima tas berisi ekstasi dan membuangnya ke jurang di sisi jalan tol, berharap barang tersebut tidak ditemukan.

Setelah itu, Raffi nekat turun tebing dan berjalan kaki melewati semak-semak menuju Dusun Sugih Besar.

Ia kemudian keluar ke jalan raya, naik angkot, lalu bus menuju Terminal Kalideres, Jakarta.

Tiba sekitar pukul 13.00 WIB, ia langsung ke apartemen untuk beristirahat.

Minta Jejak Dihapus dan Transfer Uang

Ketika bersembunyi, RM menghubungi RRS.

Ia meminta rekannya menghapus WhatsApp, mengganti nomor ponsel, hingga membuang perangkat lama.

Alasannya: ia sedang “bermasalah dengan polisi” dan takut tertangkap karena sebelumnya menyeberang menggunakan identitas RRS.

Ia bahkan mentransfer Rp 5 juta untuk membeli ponsel baru.

Sempat Berobat Tradisional Sebelum Ditangkap

Pelarian Raffi tidak berlangsung lama.

Sabtu (22/11), ia pulang ke rumah di Rawa Burung, Tangerang, dan menemui istri serta anaknya.

Malam itu ia sempat pergi ke Pandeglang untuk berobat tradisional, lalu menginap di sebuah masjid.

Namun jejaknya terus dipantau polisi.

Tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim bersama Satgas NIC akhirnya menangkapnya pada Minggu (23/11) sekitar pukul 07.00 WIB.

Raffi disebut berusaha kabur saat dilakukan pengembangan sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur.

Barang Bukti Puluhan Ribu Ekstasi Diamankan

Dari hasil evakuasi tas yang dibuang ke jurang dan pemeriksaan lanjutan, polisi mengamankan puluhan ribu butir ekstasi.

Jumlah tersebut menjadikan kasus ini salah satu pengungkapan besar narkoba yang melibatkan kurir dengan modus pengiriman antarprovinsi. (*)

 

 

Kepala Dinkes Amir Hidayat, pimpinan dan jajaran Bank Jatim Banyuwangi, dan pemanang grand prize senam massal dan jalan sehat HKN ke-61 di RTH Karetan, Purwoharjo.
Kepala Dinkes Amir Hidayat, pimpinan dan jajaran Bank Jatim Banyuwangi, dan pemanang grand prize senam massal dan jalan sehat HKN ke-61 di RTH Karetan, Purwoharjo.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#radar trenggalek #Bareskirm Polri #tol Lampung #narkoba #trenggalek #Pengungkapan narkoba 2025 #kurir ekstasi #kriminal