Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

5 Sindiran Menohok Sule soal Warisan Lina Zubaidah, Teddy Pardiana Disentil Soal Tanggung Jawab Ayah

Izahra Nurrafidah • Selasa, 17 Februari 2026 | 19:10 WIB
5 Sindiran Menohok Sule soal Warisan Lina Zubaidah, Teddy Pardiana Disentil Soal Tanggung Jawab Ayah
5 Sindiran Menohok Sule soal Warisan Lina Zubaidah, Teddy Pardiana Disentil Soal Tanggung Jawab Ayah

TRENGGALEK – Polemik warisan Lina Zubaidah kembali memanas dan menyita perhatian publik. Konflik yang melibatkan komedian ternama Sule dan mantan suami mendiang Lina, Teddy Pardiana, kian menjauh dari kata damai. Alih-alih mereda, perselisihan justru melebar ke isu etika, tanggung jawab orang tua, hingga dugaan penggelapan aset pribadi.

Dalam beberapa pernyataan terbarunya, Sule memilih jalur sindiran halus namun menohok untuk merespons tuntutan Teddy terkait warisan Lina Zubaidah. Ia menilai ada batas tipis antara memperjuangkan hak anak dan mengeksploitasi anak demi ambisi pribadi. Nada bicara Sule tenang, tetapi sarat makna dan kritik tajam.

Tuntutan Atas Nama Anak Jadi Sorotan

Teddy Pardiana berulang kali muncul di hadapan publik dengan membawa nama putri bungsunya, Bintang, hasil pernikahannya dengan mendiang Lina Zubaidah. Dalihnya satu: menjamin masa depan sang anak. Namun, bagi Sule, metode yang ditempuh Teddy justru menimbulkan tanda tanya besar.

Sule secara tersirat menyebut bahwa membawa anak ke ranah konflik hukum bukanlah langkah bijak. Ia menyindir praktik tersebut sebagai bentuk menjadikan anak “tameng” agar lawan luluh, baik secara emosional maupun opini publik. Pernyataan ini langsung menjadi sorotan warganet yang menilai konflik warisan Lina Zubaidah kini sarat drama.

Sindiran Soal Kemandirian dan Harga Diri

Tak berhenti di situ, Sule juga menyinggung soal kejantanan dan tanggung jawab sebagai ayah. Ia menegaskan bahwa kasih sayang kepada anak seharusnya diwujudkan lewat kerja keras dan kemandirian, bukan dengan terus menggantungkan hidup pada harta peninggalan masa lalu.

“Kalau usaha gagal, introspeksi. Kerja lagi,” ujar Sule dalam pernyataan yang viral. Ia bahkan membandingkan pengalamannya membesarkan enam anak tanpa mengeluh kekurangan. Sindiran ini dipahami publik sebagai pesan keras agar konflik warisan Lina Zubaidah tidak dijadikan alasan untuk menghindari tanggung jawab nafkah.

Peran Anak-Anak Sule Terungkap

Di tengah panasnya konflik, Sule mengungkap fakta lain yang mengejutkan. Ia menyebut anak-anaknya, termasuk Rizky Febian dan Putri Delina, selama ini ikut membantu kebutuhan hidup Bintang secara sukarela.

Menurut Sule, bantuan tersebut adalah bentuk kasih sayang tulus antar saudara, meski berasal dari pernikahan berbeda. Namun, ia menyayangkan sikap Teddy yang dinilai kurang bersyukur dan justru terus melayangkan tuntutan hukum. “Seharusnya ayah yang membiayai, bukan anak orang,” sindirnya.

Disentil dari Sisi Hukum Waris

Sule juga menyinggung aspek legal dalam konflik warisan Lina Zubaidah. Ia menegaskan bahwa tidak semua pihak otomatis berhak atas aset mendiang. Dalam hukum waris, ada batasan jelas mengenai siapa ahli waris sah dan siapa yang tidak memiliki pijakan hukum kuat.

Ia mengklaim sebagian aset sudah diserahkan dan dititipkan secara sah kepada anak-anak Lina, disertai surat pernyataan. Sindiran ini mempertegas bahwa tuntutan lanjutan dinilai tidak relevan secara hukum.

Dugaan Hilangnya Aset Pribadi Rizky Febian

Babak baru muncul saat Sule mengungkap dugaan hilangnya aset pribadi milik Rizky Febian yang sempat dititipkan kepada mendiang ibunya. Mulai dari surat kos-kosan, vila, hingga uang miliaran rupiah disebut tak jelas keberadaannya.

Sule menegaskan, isu ini berbeda dengan sengketa warisan Lina Zubaidah. Ia menyebutnya sebagai persoalan hak milik yang perlu dipertanggungjawabkan. Sindiran ini diarahkan langsung kepada Teddy yang dinilai vokal menuntut warisan, namun bungkam saat ditanya soal aset tersebut.

Konflik warisan mendiang Lina Zubaidah kini tak lagi sekadar soal harta, melainkan menyentuh nilai tanggung jawab, etika keluarga, dan kejujuran. Publik pun menanti, akankah polemik ini berakhir di meja damai atau justru berlanjut ke babak hukum berikutnya.

Editor : Izahra Nurrafidah
#konflik warisan #rizky febian #Teddy Pardiana #warisan Lina Zubaidah #sule