Dalam agenda mediasi tersebut, Rizky Febian hadir langsung sebagai anak sulung almarhumah Lina. Kehadirannya menjadi sorotan karena Rizky selama ini dikenal memilih sikap tenang meski konflik keluarga itu terus bergulir di ruang publik. Namun kali ini, ia menyampaikan sikap tegas terkait polemik Rizky Febian vs Teddy Pardiana soal warisan Lina.
Mediasi Gagal, Hak Bintang Diakui
Rizky Febian menegaskan bahwa dirinya mengakui Bintang sebagai adik kandung satu ibu dan memiliki hak sebagai ahli waris. Namun, ia menekankan pentingnya pemisahan aset sebelum pembagian warisan dilakukan. Menurutnya, tidak semua harta yang dipersoalkan dapat serta-merta dikategorikan sebagai harta warisan.
“Secara manusia dan secara hukum, Bintang memang punya hak. Tapi kita juga harus tahu aset-asetnya dari mana, mana yang memang harta warisan dan mana yang merupakan hak pribadi,” ujar Rizky usai mediasi.
Ia juga menilai proses hukum seharusnya menjadi jalan terakhir. Rizky mempertanyakan itikad baik Teddy Pardiana yang langsung membawa persoalan ini ke pengadilan tanpa musyawarah keluarga terlebih dahulu.
Dugaan Eksploitasi Anak Mencuat
Dalam pernyataannya, Rizky mengaku khawatir Bintang dijadikan alat untuk menekan dirinya secara moral. Ia menilai narasi yang dibangun di ruang publik berpotensi merugikan sang adik. Kendati demikian, Rizky menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.
Tuduhan tersebut langsung dibantah pihak Teddy Pardiana. Ia menyatakan langkah hukum yang ditempuh semata-mata demi memperjuangkan legalitas hak Bintang sebagai ahli waris dan menjamin masa depan serta biaya pendidikannya.
Sule Ikut Bersuara, Emosi Memuncak
Polemik Rizky Febian vs Teddy Pardiana soal warisan Lina turut menyeret emosi Sule, ayah Rizky Febian. Sule melontarkan kritik tajam terhadap Teddy yang dinilai membawa anak ke pengadilan demi mencari simpati publik.
Menurut Sule, tanggung jawab membiayai Bintang sepenuhnya berada di pundak Teddy sebagai ayah kandung. Ia menyoroti pernyataan yang menyebut anak-anak Lina turut membantu pembiayaan Bintang, yang menurutnya tidak seharusnya terjadi.
“Ini bukan soal anak tiri atau anak kandung, tapi soal tanggung jawab. Jangan jadikan anak sebagai tameng,” tegas Sule.
Sengketa Aset Rp5 Miliar Kembali Diungkit
Tak berhenti di situ, Sule kembali mengungkit dugaan aset senilai Rp5 miliar milik Rizky Febian yang disebut-sebut berada dalam penguasaan Teddy. Uang tersebut, menurut Sule, merupakan hasil kerja keras Rizky sejak awal kariernya di dunia hiburan dan bukan bagian dari harta bersama.
Sule menyebut sebagian aset tersebut diduga telah dibelikan properti, termasuk vila, yang kini dikabarkan sudah dijual. Ia bahkan membuka kemungkinan membawa persoalan ini ke ranah hukum demi mendapatkan kejelasan.
Sementara itu, pihak Teddy Pardiana menantang Rizky Febian untuk membuktikan bahwa dana tersebut merupakan uang titipan, bukan pemberian atau harta bersama. Ia menegaskan tidak pernah menerima titipan dana sebagaimana yang dituduhkan.
Sidang Jadi Penentu Akhir
Gagalnya mediasi membuat perkara Rizky Febian vs Teddy Pardiana soal warisan Lina kini sepenuhnya berada di tangan majelis hakim. Pengadilan akan menentukan apakah permohonan penetapan ahli waris tersebut dikabulkan atau ditolak, sekaligus membuka tabir status aset yang selama ini diperdebatkan.
Konflik keluarga yang semula diharapkan selesai secara kekeluargaan kini berubah menjadi pertarungan hukum terbuka. Publik pun menanti, apakah sidang ini akan menjadi akhir dari polemik panjang atau justru membuka babak baru yang lebih panas.
Editor : Izahra Nurrafidah