Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Insanul Fahmi Pasrah, Tak Kejar Perdamaian Lagi: Konflik Rumah Tangga Insanul Fahmi Masuk Babak Hukum Serius

Izahra Nurrafidah • Selasa, 17 Februari 2026 | 19:40 WIB
Insanul Fahmi Pasrah, Tak Kejar Perdamaian Lagi: Konflik Rumah Tangga Insanul Fahmi Masuk Babak Hukum Serius
Insanul Fahmi Pasrah, Tak Kejar Perdamaian Lagi: Konflik Rumah Tangga Insanul Fahmi Masuk Babak Hukum Serius

TRENGGALEK- Konflik rumah tangga Insanul Fahmi kembali menjadi sorotan publik. Setelah hampir empat bulan bergulir tanpa titik temu, konflik rumah tangga Insanul Fahmi dengan dua istrinya, Wardatina Mawa dan Inara Rusli, kini bergerak ke fase yang lebih serius. Bukan lagi soal upaya damai, tetapi fokus pada proses hukum yang telah resmi berjalan.

Drama konflik rumah tangga Insanul Fahmi yang sempat diwarnai harapan rujuk, kini berbalik arah. Melalui kuasa hukumnya, Insanul menegaskan tidak lagi mengejar perdamaian. Ia memilih bersikap pasif dan menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang tengah berlangsung. Sikap ini menandai perubahan besar dari pernyataannya sebelumnya yang selalu mengedepankan keinginan untuk berdamai.

Dalam keterangannya, Insanul disebut telah melakukan berbagai upaya permintaan maaf dan memenuhi tuntutan yang diminta Wardatina Mawa. Namun, tidak adanya sinyal positif maupun komunikasi lanjutan membuatnya memilih mundur secara emosional. Konflik rumah tangga Insanul Fahmi pun berjalan tanpa dialog langsung antara para pihak.

Perubahan Sikap Insanul Fahmi

Kuasa hukum Insanul menyebut kliennya kini lebih fokus pada aktivitas pribadi dan tidak lagi menjadikan rujuk sebagai tujuan utama. “Kalau mau lanjut silakan, kalau mau berhenti ya berhenti. Tapi karena tidak ada pembicaraan, Insan memilih menjalani hidupnya sendiri,” ujarnya.

Perubahan sikap ini cukup kontras. Sebelumnya, Insan dikenal vokal menyampaikan keinginannya untuk mempertahankan rumah tangga. Namun kini, ia menyatakan siap menerima kemungkinan terburuk, termasuk perceraian setelah seluruh proses hukum rampung.

Meski demikian, Insan disebut masih membuka ruang jika ada itikad baik di masa depan, meski tanpa upaya aktif mengejar perdamaian. Ia menilai fase saat ini sebagai bentuk keikhlasan setelah berbagai usaha dilakukan.

Laporan Hukum Naik ke Tahap Penyidikan

Sementara itu, konflik rumah tangga Insanul Fahmi memasuki babak baru secara hukum. Pada Februari 2026, laporan dugaan perzinahan dan perselingkuhan yang dilayangkan Wardatina Mawa resmi naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. Penyidik meningkatkan status perkara setelah menilai keterangan saksi dan barang bukti yang diserahkan.

Menanggapi hal tersebut, Insan menyatakan akan bersikap kooperatif. Ia siap memberikan klarifikasi dan sanggahan sesuai hak sebagai terlapor. “Proses hukum dijalani saja, nanti diuji di pembuktian,” kata kuasa hukumnya.

Nama V dan Dugaan Akses Ilegal

Di sisi lain, polemik turut menyeret persoalan lain yang melibatkan Inara Rusli dan mantan suaminya, Virgoun. Inara sebelumnya melaporkan dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri, terkait rekaman CCTV yang digunakan sebagai barang bukti.

Kuasa hukum Insan, Tommy Tri Yunanto, mengungkap adanya kejanggalan keterangan saksi dalam perkara tersebut. Ia menyebut sosok berinisial V yang diduga menerima transfer data gambar dan video ilegal. Polisi disebut akan menelusuri alur distribusi data tersebut dan memanggil pihak-pihak terkait.

Publik pun berspekulasi mengaitkan inisial V dengan Virgoun. Namun Tommy menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada penyidik untuk mengembangkan perkara. “Biarkan polisi yang mengejar dan mengungkap alurnya,” ujarnya.

Inara Fokus Anak, Insan Fokus Diri

Di tengah sengkarut hukum, Inara Rusli kini lebih banyak menghabiskan waktu bersama ketiga anaknya. Ia bahkan disebut sudah beberapa kali bertemu intens dan menikmati quality time tanpa pembatasan dari pihak mantan suami. Inara juga diketahui menggandeng Komnas Perempuan dalam upaya perlindungan hak perempuan dan anak.

Sementara itu, Insanul Fahmi memilih menjalani aktivitas pribadi dan menyerahkan urusan rumah tangga pada keputusan masing-masing pihak. Konflik rumah tangga Insanul Fahmi kini tak lagi soal emosi, tetapi tentang konsekuensi hukum yang harus dihadapi bersama.

Editor : Izahra Nurrafidah
#kasus dugaan perselingkuhan #Wardatina Mawa #Konflik rumah tangga Insanul Fahmi #Insanul Fahmi