Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sadis! Pembunuhan Karyawan Ayam Geprek di Bekasi, Mayat Abdul Hamid Disembunyikan dalam Freezer Selama 5 Hari

Isna Dzikirianti • Selasa, 31 Maret 2026 | 13:47 WIB
Polisi olah TKP pembunuhan karyawan ayam geprek di Bekasi, freezer jadi barang bukti penyimpanan jasad korban.
Polisi olah TKP pembunuhan karyawan ayam geprek di Bekasi, freezer jadi barang bukti penyimpanan jasad korban.

 
JAKARTA
-Kasus pembunuhan karyawan ayam geprek di Bekasi menggegerkan warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 Peristiwa tragis ini terungkap setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi membeku di dalam sebuah freezer di ruko tempatnya bekerja. Peristiwa ini terjadi di Perumahan Mega Regensi, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru.

 Aparat dari Polres Metro Bekasi bersama Polda Metro Jaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti terkait kasus pembunuhan karyawan ayam geprek di Bekasi tersebut.

Korban diketahui bernama Abdul Hamid, seorang pekerja freelance sekaligus penjaga ruko usaha ayam geprek. Ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, terbungkus kain dan tersimpan di dalam freezer bersama bahan dagangan ayam.

Baca Juga: Pria Asal Kediri Dikeroyok Massa Buat Resah Usai Tenggak Miras

Penemuan Jasad Korban di Dalam Freezer

Penemuan jasad Abdul Hamid bermula saat pemilik usaha ayam geprek hendak memotong ayam untuk dijual. Namun, saat membuka freezer, ia justru menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Pemilik usaha tersebut awalnya mengira isi freezer adalah stok ayam seperti biasa. Namun ketika mencoba memotong salah satu bagian menggunakan pisau, ia menemukan tekstur yang berbeda, menyerupai kulit manusia.

Kaget dengan temuan tersebut, ia langsung menghentikan aktivitasnya dan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.

Baca Juga: 11 Remaja Ditindak Polisi Gunakan Sepeda Motor Knalpot Brong

Penemuan ini sekaligus membuka fakta mengerikan terkait pembunuhan karyawan ayam geprek di Bekasi yang diduga telah terjadi beberapa hari sebelumnya.

Korban Diduga Tewas 4–5 Hari Sebelumnya

Berdasarkan keterangan awal, kondisi jasad korban sudah dalam keadaan membeku. Polisi menduga Abdul Hamid telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 hari sebelum akhirnya ditemukan.

Jasad korban juga ditemukan dalam kondisi terbungkus kain, yang mengindikasikan adanya upaya pelaku untuk menyembunyikan tubuh korban.

 Bahkan, jasad tersebut ditumpuk bersama ayam dagangan di dalam freezer, sehingga tidak langsung terdeteksi.

Baca Juga: Ketahuan Mencuri, Pemuda 21 Tahun di Tapanuli Selatan Habisi Nyawa Nenek 77 Tahun, Polisi Ungkap Kronologi Sadisnya

Kondisi ini semakin menguatkan dugaan bahwa pelaku pembunuhan berusaha menghilangkan jejak dengan cara yang tidak biasa dan terencana.

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Dalam proses olah TKP, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti penting. Di antaranya sarung tangan, bahan silikon, serta freezer yang digunakan untuk menyimpan jasad korban.

Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik kasus pembunuhan ini.

Selain itu, aparat juga masih memburu pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut. Hingga kini, identitas pelaku belum diungkap ke publik.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Kasus pembunuhan karyawan ayam geprek di Bekasi saat ini masih dalam penanganan intensif oleh Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya.

 Polisi terus mengumpulkan bukti serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Peristiwa ini menyita perhatian publik karena cara pelaku menyembunyikan jasad korban dinilai sangat tidak manusiawi.

Baca Juga: Suami Siri Jadi Tersangka Bermula dari Penganiayaan Kasusnya Sempat Viral

Selain itu, lokasi kejadian yang berada di lingkungan permukiman juga membuat warga sekitar merasa resah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan terkait kasus ini. Mereka memastikan akan bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku serta motif pembunuhan tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekitar, terutama terhadap aktivitas mencurigakan.

Hingga kini, publik masih menunggu perkembangan terbaru dari penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.(*)

Editor : Isna Dzikirianti
#Kasus pembunuhan karyawan #Polres Metro Bekasi #Abdul Hamid #Jasad korban di dalam freezer #Perumahan Mega Regensi