Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Viral TKI Disiksa Majikan di Malaysia, Video Kekerasan terhadap ART Indonesia di Johor Bahru Picu Kecaman dan Sorotan Perlindungan Pekerja Migran

Adinda Putri Sefiana • Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:05 WIB
KEKERASAN: TKI yang berasal dari Indonesia menjadapatkan kekerasan ART oleh majikan yang bertempat di Malaysia. (ILUSTRASI AI)
KEKERASAN: TKI yang berasal dari Indonesia menjadapatkan kekerasan ART oleh majikan yang bertempat di Malaysia. (ILUSTRASI AI)

JAKARTA – Kasus TKI disiksa majikan di Malaysia kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dugaan tindak kekerasan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia.

Video tersebut memicu kemarahan warganet karena memperlihatkan perlakuan yang dinilai keji dan tidak manusiawi terhadap pekerja migran Indonesia yang sedang bekerja di luar negeri. Peristiwa ini disebut terjadi di Johor Bahru, Malaysia, dan kini menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Kasus TKI disiksa majikan di Malaysia ini kembali mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia yang mencari nafkah di luar negeri.

Banyak pihak menilai pemerintah dan otoritas terkait perlu bergerak cepat untuk memastikan keselamatan korban serta menindak pihak yang terbukti melakukan kekerasan.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan yang disebut sebagai ART asal Indonesia mengalami tindakan kekerasan dari keluarga majikannya. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang kecaman dari netizen.

Warganet menilai tindakan yang dilakukan keluarga majikan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Banyak pengguna media sosial meminta aparat penegak hukum di Malaysia segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus tersebut.

Baca Juga: Carmelo Anthony Divonis 35 Tahun Penjara, Pendukung Syok Saat Hakim Bacakan Putusan di Pengadilan Collin County

Peristiwa ini diduga bermula ketika majikan menuduh korban melakukan kekerasan terhadap anak mereka. Tuduhan itu disebut berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di dalam rumah.

Namun demikian, muncul berbagai pertanyaan dari publik terkait kebenaran tuduhan tersebut. Sejumlah netizen mempertanyakan apakah benar terdapat bukti yang menunjukkan korban melakukan tindakan kekerasan seperti yang dituduhkan.

Di tengah viralnya video tersebut, banyak netizen Indonesia mempertanyakan langkah yang diambil oleh keluarga majikan. Mereka menilai apabila memang terdapat bukti kuat berupa rekaman CCTV, maka seharusnya kasus tersebut dapat diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.

Sebaliknya, tindakan main hakim sendiri dengan melakukan kekerasan dianggap tidak dapat dibenarkan. Warganet menilai setiap dugaan pelanggaran hukum seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku, bukan dengan tindakan fisik yang justru berpotensi melanggar hukum.

Komentar serupa juga ramai bermunculan di berbagai unggahan yang membahas kasus tersebut. Banyak pengguna media sosial mengingatkan bahwa tuduhan tanpa proses hukum yang jelas dapat menimbulkan ketidakadilan bagi korban.

Kasus ini pun menjadi perbincangan luas karena bukan kali pertama pekerja migran Indonesia menghadapi dugaan kekerasan saat bekerja di luar negeri. Beberapa kasus serupa sebelumnya juga sempat mencuat dan menjadi perhatian publik.

Munculnya kasus ini kembali membuka diskusi mengenai perlindungan pekerja migran Indonesia. Banyak pihak menilai perlindungan hukum dan pengawasan terhadap kondisi kerja TKI di luar negeri perlu terus diperkuat.

Baca Juga: Korupsi Program Makan Bergizi Gratis Terbongkar, Tiga Petinggi BGN Ditahan, Diduga Terima Rp1 Miliar per Hari dari Yayasan SPPG

Pekerja migran memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia melalui remitansi yang dikirimkan kepada keluarga di tanah air. Karena itu, keselamatan dan hak-hak mereka harus menjadi prioritas.

Pengamat dan masyarakat berharap pemerintah Indonesia dapat berkoordinasi dengan otoritas Malaysia untuk memastikan kasus ini ditangani secara transparan dan adil. Selain itu, korban juga diharapkan mendapatkan pendampingan hukum serta perlindungan yang memadai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bekerja di luar negeri tidak selalu berjalan sesuai harapan. Meski banyak pekerja migran berhasil memperoleh kehidupan yang lebih baik, risiko eksploitasi dan kekerasan masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Ke depan, berbagai pihak berharap kasus viral ini dapat menjadi pelajaran penting untuk memperkuat sistem perlindungan pekerja migran Indonesia. Dengan pengawasan yang lebih baik dan penegakan hukum yang tegas, kejadian serupa diharapkan tidak kembali terulang. (*)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#TKI Disiksa Majikan di Malaysia #Pekerja Migran Indonesia #ART Indonesia #Johor Bahru Malaysia #Video Viral TKI Indonesia