JAKARTA - Di balik rumitnya pembuktian hukum, perjalanan kronologi kasus Nadiem Makarim diwarnai momen kemanusiaan terkait kondisi kesehatan sang mantan menteri. Setelah menjalani penahanan kurang lebih sembilan bulan, Nadiem menyampaikan rasa terima kasihnya kepada majelis hakim yang telah mengizinkannya menjalani perawatan medis di rumah pascaoperasi berat.
Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Nadiem mengungkapkan bahwa dirinya baru saja melewati prosedur operasi medis yang kelima. Kondisi fisik yang menurun selama masa penahanan membuat majelis hakim memberikan kewenangan diskresi hukum agar Nadiem dapat memulihkan kesehatannya dalam status penahanan rumah.
Nadiem mengaku sulit melukiskan rasa bahagianya ketika bisa berkumpul kembali dengan keempat anaknya di rumah. Kehadiran keluarga dan dukungan emosional dari sang istri, Franka Franklin, dinilainya menjadi pilar utama yang menyembuhkan luka fisik maupun batin selama menghadapi tuduhan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Baca Juga: Kim Hae-jin Dulu Heran dengan Megawati Hangestri, Kini Malah Jadi Sosok yang Selalu Nempel
"Saya berterima kasih kepada majelis hakim yang telah berkenan memberikan kesempatan menjalani perawatan medis di rumah setelah operasi saya yang kelima. Senyuman anak-anak memulihkan kesehatan fisik dan luka batin saya. Berkat kebaikan majelis, saya merasa dimanusiakan kembali," ujar Nadiem dalam suasana haru di ruang sidang.
Selain mengapresiasi majelis hakim dan tim medis yang merawatnya, Nadiem mengutarakan rasa hormat kepada para tokoh nasional dan Presiden Republik Indonesia lintas periode—mulai dari Prabowo Subianto, Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Megawati Soekarno Putri. Menurutnya, warisan demokrasi dari para pemimpin bangsa memungkinkan dirinya berdiri tegak menyampaikan pembelaan sebagai warga negara.
Kendati berada dalam proses pemulihan medis, Nadiem memastikan dirinya tetap kooperatif mengikuti seluruh tahapan persidangan. Kehadirannya secara fisik dalam agenda-agenda penting persidangan menjadi komitmen untuk memperjuangkan keadilan hingga pembacaan putusan akhir oleh majelis hakim.
Baca Juga: El Nino Menguat, Waspada Kekeringan Stok Beras Dipastikan Aman
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube