Trenggalek Njenggelek - Feda Ega Pratama kembali mencuri perhatian pada rangkaian Moto3 Hungaria 2026. Pembalap muda Indonesia tersebut sukses menunjukkan performa luar biasa setelah bangkit dari posisi paling belakang dan menutup sesi Practice di peringkat kedua.
Penampilan impresif Feda Ega Pratama terjadi di Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), pembalap Honda Team Asia itu sempat terdampar di posisi ke-26. Hasil tersebut sempat memunculkan kekhawatiran dari para penggemar yang menantikan kiprah pembalap asal Gunungkidul itu di lintasan baru.
Namun situasi berubah total saat memasuki sesi Practice yang menjadi penentu tiket langsung menuju Kualifikasi 2 (Q2). Feda tampil jauh lebih kompetitif dan berhasil menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Awal Sulit di Balaton Park
Balaton Park menjadi tantangan baru bagi sebagian besar pembalap Moto3 musim ini. Sirkuit sepanjang lebih dari empat kilometer tersebut memiliki karakter unik dengan banyak tikungan sempit dan minim trek lurus panjang.
Kondisi itu membuat para pembalap harus bekerja keras menemukan setelan motor terbaik sekaligus memahami karakter lintasan dalam waktu singkat.
Pada FP1, Feda masih fokus mempelajari racing line, titik pengereman, serta karakteristik tikungan yang berbeda dibanding sirkuit lain dalam kalender Moto3. Alhasil, catatan waktunya belum mampu bersaing dengan para pembalap papan atas.
Meski hanya menempati posisi ke-26, tim Honda Team Asia tetap optimistis karena sesi latihan pertama lebih difokuskan untuk pengumpulan data.
Bangkit Dramatis di Sesi Practice
Perubahan besar terjadi beberapa jam kemudian. Feda mulai menunjukkan kecepatan sesungguhnya saat sesi Practice berlangsung.
Pembalap binaan Astra Honda Racing School itu secara bertahap memperbaiki catatan waktunya hingga masuk ke zona 11 besar. Ketika sesi memasuki menit-menit terakhir, Feda berhasil mencetak lap terbaik yang langsung mengangkat posisinya ke papan atas.
Catatan waktu 1 menit 46,657 detik membuatnya melesat ke posisi kedua klasemen Practice. Hanya satu pembalap yang mampu mencatat waktu lebih cepat darinya.
Hasil tersebut menjadi salah satu peningkatan paling drastis sepanjang hari pertama Moto3 Hungaria 2026. Dari posisi juru kunci pada FP1, Feda langsung berubah menjadi salah satu kandidat kuat penghuni barisan depan.
Tiket Q2 Berhasil Diamankan
Posisi kedua di sesi Practice memberikan keuntungan besar bagi Feda Ega Pratama. Ia memastikan diri lolos langsung ke Q2 tanpa harus melewati sesi Q1 yang lebih berisiko.
Keberhasilan ini menjadi modal penting karena posisi start sangat menentukan di Balaton Park. Karakter lintasan yang sempit membuat peluang menyalip relatif lebih sulit dibanding beberapa sirkuit lain.
Dengan tiket langsung ke Q2, Feda memiliki kesempatan lebih besar untuk merebut posisi start di barisan depan dan membuka peluang meraih hasil maksimal saat balapan utama.
Posisi Klasemen Kian Menguat
Performa positif di Hungaria datang pada saat yang tepat. Sebelumnya, Feda juga mendapatkan keuntungan dari perubahan klasemen setelah beberapa rivalnya kehilangan poin akibat sanksi teknis.
Situasi tersebut membuat pembalap Indonesia itu kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026. Tambahan performa kompetitif di Hungaria semakin memperkuat peluangnya untuk terus bersaing di papan atas.
Sebagai rookie, pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan pesat yang ditunjukkan Feda sepanjang musim debutnya.
Peluang Podium Terbuka Lebar
Dengan kecepatan yang ditunjukkan sepanjang sesi Practice, peluang Feda untuk meraih hasil besar di Hungaria terbuka lebar. Konsistensi menjadi faktor utama yang harus dijaga pada sesi kualifikasi dan balapan.
Jika mampu mempertahankan performa yang sama, bukan tidak mungkin pembalap kebanggaan Indonesia itu kembali bertarung memperebutkan podium bersama para pembalap terbaik Moto3 dunia.
Kini perhatian publik Tanah Air tertuju pada kelanjutan perjuangan Feda Ega Pratama di Balaton Park. Harapan untuk melihat Merah Putih berkibar di podium Moto3 Hungaria 2026 semakin besar setelah penampilan impresif yang ditunjukkannya pada hari pertama.
Editor : M. Helmi Nurhisam