JAKARTA - Megawati Hangestri tampil agresif saat JungKwanJang Red Sparks menghadapi IBK Industrial Bank Altos. Penampilan impresif Megawati ikut mengantar JungKwanJang meraih kemenangan dan mengamankan tiga poin setelah melalui pertandingan sengit.
Sejak awal laga, Megawati langsung menjadi salah satu tumpuan utama serangan JungKwanJang. Pemain asal Indonesia itu beberapa kali mencetak angka melalui back attack maupun serangan dari sisi kanan.
JungKwanJang sempat mendapat tekanan IBK pada set pertama. Namun, permainan mereka perlahan membaik dan mampu memaksakan deuce setelah tertinggal pada fase awal.
Baca Juga: Veda Ega Pratama ke Aspar? Rumor Makin Kencang Usai Honda Team Asia Terpuruk di Aragon
Pada kedudukan 24-24, Megawati kembali mendapat kepercayaan untuk menyelesaikan serangan. Pukulannya yang mengarah diagonal membuat JungKwanJang menyamakan kedudukan.
Pertandingan kemudian berlangsung semakin ketat. Kedua tim saling bertukar serangan hingga akhirnya JungKwanJang mampu mengunci set pertama dengan skor dramatis 30-28.
Megawati Jadi Ancaman Utama
Memasuki set kedua, JungKwanJang tampil lebih dominan. Kombinasi umpan Yeum Hye-seon dan penyelesaian Megawati membuat serangan JungKwanJang semakin sulit dihentikan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama ke Aspar? Rumor Makin Kencang Usai Honda Team Asia Terpuruk di Aragon
Megawati tidak hanya mengandalkan kekuatan pukulan. Beberapa kali ia melakukan perubahan arah serangan hingga mengecoh pertahanan IBK.
Salah satu momen penting terjadi ketika Megawati melakukan back attack dari sisi kanan dan berhasil menembus pertahanan lawan. Ia juga beberapa kali menggunakan feint setelah sebelumnya menunjukkan gestur seolah-olah akan melakukan pukulan keras.
Pola tersebut membuat pemain bertahan IBK harus terus menyesuaikan posisi. Ketika Megawati masuk dengan pukulan keras, pertahanan lawan harus mundur. Namun, ketika ia mengubahnya menjadi tip atau feint, ruang kosong kembali terbuka.
JungKwanJang akhirnya merebut set kedua dengan dominan dan unggul 2-0.
Sebelum pertandingan, performa Megawati memang menjadi salah satu sorotan. Dalam pembahasan pertandingan disebutkan bahwa ia mencatat persentase keberhasilan serangan tertinggi dalam satu pertandingan pada musim tersebut.
Baca Juga: Veda Ega Pratama ke Aspar? Rumor Makin Kencang Usai Honda Team Asia Terpuruk di Aragon
Kerja sama dengan setter juga menjadi faktor penting. Yeum Hye-seon mampu memberikan umpan kepada Megawati dalam berbagai situasi, termasuk ketika receive JungKwanJang berjalan baik sehingga alur serangan menjadi lebih lancar.
IBK Bangkit, JungKwanJang Tetap Menang
IBK tidak menyerah setelah tertinggal dua set. Pada set ketiga, mereka mampu membalikkan keadaan dan menang 25-23. JungKwanJang pun harus menghadapi tekanan untuk mempertahankan keunggulan.
Pertandingan kembali berjalan ketat pada set berikutnya. Megawati tetap menjadi pilihan utama dalam situasi-situasi krusial.
Baca Juga: Veda Ega Pratama ke Aspar? Rumor Makin Kencang Usai Honda Team Asia Terpuruk di Aragon
Serangan dari sisi kanan, back attack, hingga pukulan diagonal terus digunakan untuk mencari celah di pertahanan IBK. Pada satu rally, Megawati bahkan memilih melakukan tip setelah sebelumnya terlibat dalam rangkaian serangan keras.
Selain Megawati, JungKwanJang juga mendapat kontribusi penting dari Lee So-young. Dalam pembahasan pertandingan, efisiensi receive Lee So-young disebut mendekati 50 persen pada putaran keempat, sementara keberhasilan serangannya melampaui 40 persen.
Peran Lee So-young menjadi penting karena ia harus membantu receive sekaligus berpartisipasi dalam serangan.
Pada akhirnya, JungKwanJang mampu menyelesaikan pertandingan dan mengamankan tiga poin penuh. Kemenangan tersebut membuat selisih poin mereka dengan GS Caltex menjadi empat poin.
Hasil ini menjadi modal penting bagi JungKwanJang untuk melanjutkan tren positif. Namun, seperti yang tergambar dalam pertandingan, mereka masih perlu menjaga konsistensi ketika sudah unggul agar lawan tidak kembali mendapatkan momentum.
Bagi Megawati, penampilan agresif dalam laga tersebut kembali menunjukkan besarnya peran sang opposite spiker dalam skema serangan JungKwanJang. Kemampuannya memadukan pukulan keras, back attack, perubahan arah, dan feint membuat pertahanan IBK harus bekerja ekstra sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama ke Aspar? Rumor Makin Kencang Usai Honda Team Asia Terpuruk di Aragon
Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila