Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

6 Desa Tertua di Trenggalek yang Belum Banyak Diketahui : Jejak sejarah dari Masa ke Masa

Gunawan Rdr Tulungagung • Selasa, 15 Juli 2025 | 01:38 WIB
Desa kamulan merupakan salah satu desa tertua di kabupaten Trenggalek
Desa kamulan merupakan salah satu desa tertua di kabupaten Trenggalek

Trenggaleknjenggelek : Kabupaten Trenggalek tak hanya dikenal karena keindahan alam dan kekayaan budayanya. Di balik gemerlap potensi wisata, tersimpan pula sejarah panjang desa-desa yang menjadi saksi bisu perkembangan peradaban di wilayah selatan Jawa Timur ini.

Berikut adalah enam desa tertua di Trenggalek yang jarang diketahui masyarakat luas:


1. Desa Kamulan – Durenan

Dikenal sebagai salah satu pusat pemerintahan kuno, Desa Kamulan diyakini telah ada sejak era Kerajaan Kediri. Nama "Kamulan" berasal dari kata "mula", yang berarti awal atau asal-usul. Situs-situs batu bata kuno dan cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun memperkuat dugaan bahwa Kamulan merupakan desa tertua di Trenggalek.


2. Desa Sumbergedong – Trenggalek Kota

Terletak tak jauh dari pusat kota, Desa Sumbergedong dipercaya merupakan titik awal perkembangan pusat pemerintahan lokal pada masa kolonial Belanda. Di desa ini terdapat peninggalan sumur tua dan struktur bangunan kuno yang masih berdiri hingga kini. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai “nDalem Londo”.


3. Desa Ngadirejo – Pogalan

Ngadirejo dikenal sebagai desa pengrajin dan pusat spiritual masyarakat Trenggalek tempo dulu. Desa ini memiliki beberapa petilasan tua dan pohon-pohon besar yang dianggap keramat. Menurut tokoh adat, desa ini telah ada sebelum era Majapahit, ditandai dengan temuan arca dan batu prasasti kecil oleh warga sekitar.


4. Desa Kendalrejo – Durenan

Desa ini merupakan salah satu titik penting dalam jalur penyebaran Islam di Trenggalek. Banyak makam kuno para tokoh penyebar agama Islam dari abad ke-17 ditemukan di desa ini. Penduduknya juga masih mempertahankan tradisi ritual seperti “Nyadran” yang dilakukan di punden-punden desa.


5. Desa Nglongsor – Tugu

Nama Nglongsor merujuk pada wilayah yang pernah mengalami longsoran tanah besar pada masa lampau. Namun di balik kisah bencana tersebut, desa ini memiliki sejarah panjang sebagai pemukiman kuno di jalur perdagangan antara pantai selatan dan pedalaman Jawa Timur. Jejak sejarah berupa batu lumpang dan lesung kuno masih bisa ditemukan di beberapa sudut desa.


6. Desa Karangrejo – Kampak

Terletak di perbukitan Kampak, Karangrejo menyimpan cerita rakyat tentang prajurit Majapahit yang bersembunyi dan menetap di daerah ini pasca keruntuhan kerajaan. Tradisi lisan masyarakat menyebutkan bahwa nama-nama dusun di desa ini masih memakai istilah Jawa Kuna, pertanda bahwa wilayah ini sudah dihuni jauh sebelum masa kolonial.

 

Keenam desa ini bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga bagian dari identitas budaya Trenggalek yang patut dilestarikan.

Potensi sejarah dan budaya yang mereka miliki bisa menjadi modal penting untuk pengembangan wisata sejarah dan edukasi generasi muda.


Baca Juga: Soroti Kondisi Banyak Sekolah Kekurangan Siswa di Trenggalek, Begini Suara Warganet

Jangan sampai warisan sejarah ini terlupakan. Semoga ke depan, pemerintah daerah bersama masyarakat dapat menggali dan merawat peninggalan sejarah lokal sebagai aset budaya yang tak ternilai.(gun)


 

Editor : Gunawan Rdr Tulungagung
#dilestarikan #Wisaata #identitas indonesia #desa tertua