Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Rahasia Nogo Dino dalam Primbon Jawa Terungkap, Ini Cara Menentukan Arah Rezeki dan Kepribadian Berdasarkan Weton

Fadhilah • Kamis, 26 Maret 2026 | 17:35 WIB
Nogo Dino dalam primbon Jawa ungkap arah rezeki, kepribadian, dan posisi rumah berdasarkan weton. Ini cara menghitungnya!
Nogo Dino dalam primbon Jawa ungkap arah rezeki, kepribadian, dan posisi rumah berdasarkan weton. Ini cara menghitungnya!

TRENGGALEK NJENGGELEK - Istilah Nogo Dino dalam primbon Jawa kembali menjadi perbincangan setelah dijelaskan oleh Pakde Jayen dalam kanal YouTube-nya. Konsep spiritual ini dipercaya masyarakat Jawa sebagai pedoman untuk memahami arah kehidupan, kepribadian, hingga penentuan posisi rumah berdasarkan hari kelahiran atau weton.

Dalam penjelasannya, Nogo Dino dalam primbon Jawa diartikan sebagai “naga hari”. Secara harfiah, “nogo” berarti naga, sedangkan “dino” berarti hari. Namun secara spiritual, Nogo Dino dimaknai sebagai kekuatan gaib yang menempati arah mata angin, yakni timur, selatan, barat, dan utara, yang terus bergeser mengikuti perhitungan hari.

Konsep ini erat kaitannya dengan sistem weton Jawa yang menggabungkan nilai hari dan pasaran. Dari perhitungan tersebut, posisi Nogo Dino dapat ditentukan dan dipercaya berpengaruh terhadap karakter seseorang hingga keberuntungan hidupnya.

Baca Juga: Geger Motor Listrik Murah Harga Rp15 Jutaan! Indomobil Resmi Luncurkan QT dan QT Pro di IIMS 2026, Jarak Tempuh Tembus 130 KM

Cara Menghitung Nogo Dino Berdasarkan Weton

Untuk mengetahui Nogo Dino dalam primbon Jawa, langkah pertama adalah memahami nilai neptu hari dan pasaran. Setiap hari memiliki nilai tertentu, misalnya Minggu (5), Senin (4), Selasa (3), hingga Sabtu (9). Sementara pasaran seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon juga memiliki nilai masing-masing.

Nilai hari dan pasaran kemudian dijumlahkan. Hasilnya akan dihitung berdasarkan arah mata angin yang dimulai dari timur, selatan, barat, dan utara secara berurutan.

Sebagai contoh, jika seseorang lahir pada Selasa Wage dengan total nilai 7, maka posisi Nogo Dino jatuh di barat. Perhitungan ini menjadi dasar untuk membaca karakter dan menentukan arah yang dianggap baik atau kurang baik dalam kehidupan.

Baca Juga: Geger Motor Matik Anti BBM Oplosan! Honda Luncurkan Evo GT, Skutik Listrik Canggih Berfitur Kamera Ganda dan Dashcam Setara Moge 250cc

Makna Nogo Dino dan Kepribadian Seseorang

Dalam primbon Jawa, Nogo Dino tidak hanya sekadar arah, tetapi juga menggambarkan unsur alam yang memengaruhi kepribadian.

Bagi mereka yang memiliki Nogo Dino di timur, karakter yang muncul diibaratkan seperti angin. Mereka dikenal mudah bergaul, fleksibel, dan mampu beradaptasi di berbagai lingkungan sosial.

Sementara itu, Nogo Dino di selatan diibaratkan air. Orang dengan posisi ini cenderung memiliki sifat penyayang, berpikiran jernih, dan membawa kehidupan bagi orang di sekitarnya.

Untuk Nogo Dino di barat, unsur yang dominan adalah api. Karakter yang muncul biasanya tegas, disiplin, dan disegani, namun juga bisa menjadi keras jika tidak dikendalikan.

Adapun Nogo Dino di utara melambangkan bumi. Sifatnya sabar, tulus, dan dermawan, serta dikenal tidak mengharapkan balasan dalam berbuat kebaikan.

Baca Juga: Motor Listrik Pintar Anti Maling! Cek Spesifikasi Yadea Voltman Velox Tipe E yang Bisa Nyala Pakai Remote dan Dilengkapi GPS Tracking

Pengaruh Nogo Dino terhadap Arah Rumah

Selain kepribadian, Nogo Dino dalam primbon Jawa juga dipercaya memengaruhi arah bangunan rumah. Masyarakat Jawa tradisional meyakini bahwa menghadap ke arah yang sama dengan Nogo Dino dapat membawa ketidakseimbangan energi.

Sebagai contoh, seseorang dengan Nogo Dino di timur disarankan untuk tidak membangun rumah menghadap ke timur. Alternatifnya adalah menghadap ke barat atau utara.

Jika rumah sudah terlanjur menghadap arah tersebut, ada beberapa cara yang dipercaya sebagai penolak bala. Misalnya dengan memasang cermin kecil di depan pintu utama atau menanam tanaman tertentu seperti bambu kuning dan pohon kelor.

Selain itu, ada pula pantangan yang harus diperhatikan, seperti tidak tidur menjelang matahari terbenam atau menjaga kebiasaan bangun pagi sebelum matahari terbit, tergantung pada posisi Nogo Dino masing-masing.

Masih Dipercaya hingga Kini

Meski berkembang di era modern, kepercayaan terhadap Nogo Dino dalam primbon Jawa masih bertahan di tengah masyarakat. Bagi sebagian orang, hal ini bukan sekadar mitos, melainkan bentuk kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Honda EM1 e: Motor Listrik Rasa Mobil Mewah yang Bikin Geger, Ternyata Ini Alasan Harganya Masih Selangit!

Nogo Dino menjadi bagian dari cara masyarakat Jawa memahami keseimbangan antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual. Terlepas dari kepercayaan masing-masing, konsep ini tetap menarik untuk dipelajari sebagai warisan budaya yang sarat makna.

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Nogo Dino primbon Jawa #arti weton Jawa #cara menghitung neptu #arah rumah menurut Jawa #kepercayaan Jawa tradisional