Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Kerajaan Nusantara yang Membentuk Indonesia Modern, Dari Sriwijaya hingga Majapahit Jejaknya Masih Terasa Hingga Kini

Ingge Nayla Ayu Karina • Selasa, 2 Juni 2026 | 20:01 WIB
Sejarah kerajaan Nusantara dari Sriwijaya hingga Majapahit meninggalkan warisan budaya dan peradaban yang masih terasa hingga kini.
Sejarah kerajaan Nusantara dari Sriwijaya hingga Majapahit meninggalkan warisan budaya dan peradaban yang masih terasa hingga kini.

 

TRENGGALEK - Sejarah kerajaan Nusantara menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang terbentuknya peradaban Indonesia. Berbagai kerajaan besar yang pernah berdiri di kepulauan Nusantara tidak hanya meninggalkan warisan budaya, tetapi juga membangun fondasi perdagangan, pemerintahan, hingga identitas bangsa yang masih terlihat sampai sekarang.

 

Pembahasan mengenai sejarah kerajaan Nusantara kembali menarik perhatian masyarakat karena banyak peninggalan bersejarah yang masih dapat ditemukan di berbagai daerah. Mulai dari candi, prasasti, hingga situs kerajaan menjadi bukti kejayaan masa lalu yang pernah menghubungkan Nusantara dengan dunia internasional.

 

Para sejarawan menilai sejarah kerajaan Nusantara tidak hanya penting sebagai catatan masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran mengenai perkembangan politik, ekonomi, dan budaya yang membentuk Indonesia modern.

 

Sriwijaya Menjadi Kekuatan Maritim yang Menguasai Jalur Perdagangan

 

Salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara adalah Sriwijaya yang berkembang sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13. Kerajaan yang berpusat di Sumatra ini dikenal sebagai kekuatan maritim yang menguasai jalur perdagangan di Selat Malaka.

 

Berkat posisinya yang strategis, Sriwijaya menjadi pusat perdagangan internasional yang menghubungkan pedagang dari India, Tiongkok, hingga Timur Tengah. Sejumlah catatan sejarah menyebutkan bahwa kerajaan ini juga menjadi pusat pendidikan agama Buddha yang berpengaruh di Asia Tenggara.

 

Prasasti Kedukan Bukit yang diperkirakan berasal dari tahun 683 M menjadi salah satu bukti keberadaan Sriwijaya. Banyak sejarawan menyebut kejayaan kerajaan ini berlangsung selama beberapa abad sebelum akhirnya mengalami kemunduran akibat perubahan jalur perdagangan dan serangan dari kerajaan lain.

 

"Penguasaan jalur laut menjadi kunci kejayaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar pada masanya," tulis sejumlah penelitian sejarah mengenai perkembangan kerajaan di Asia Tenggara.

 

Majapahit Mempersatukan Wilayah Nusantara

 

Setelah masa Sriwijaya, Majapahit muncul sebagai salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Nusantara. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaan pada abad ke-14 di bawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada.

 

Dalam berbagai sumber sejarah disebutkan bahwa Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa yang berisi tekad untuk mempersatukan wilayah Nusantara. Upaya tersebut membuat pengaruh Majapahit meluas ke berbagai daerah yang kini menjadi bagian Indonesia.

 

Kitab Negarakertagama yang ditulis pada tahun 1365 menjadi salah satu sumber penting yang menggambarkan luasnya wilayah kekuasaan Majapahit. Selain dikenal sebagai kekuatan politik, kerajaan ini juga berkembang dalam bidang seni, sastra, dan arsitektur.

 

Banyak peninggalan Majapahit yang masih dapat ditemukan hingga sekarang, termasuk situs bersejarah di kawasan Trowulan, Jawa Timur, yang diyakini sebagai pusat pemerintahan kerajaan tersebut.

 

Warisan Kerajaan Nusantara Masih Terlihat Hingga Sekarang

 

Pengaruh kerajaan-kerajaan Nusantara tidak berhenti setelah masa kejayaannya berakhir. Banyak nilai budaya, sistem pemerintahan, hingga tradisi masyarakat yang berkembang dari masa kerajaan dan tetap dipertahankan hingga kini.

 

Berbagai candi seperti Borobudur dan Prambanan menjadi contoh warisan sejarah yang kini berfungsi sebagai destinasi wisata sekaligus simbol peradaban masa lampau. Selain itu, sejumlah tradisi adat di berbagai daerah juga memiliki keterkaitan dengan sistem sosial yang berkembang pada era kerajaan.

 

Data dari sektor pariwisata menunjukkan bahwa situs sejarah dan cagar budaya masih menjadi tujuan favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap sejarah Nusantara tetap tinggi.

 

Sejarawan menilai pelestarian situs sejarah menjadi langkah penting agar generasi muda dapat memahami perjalanan panjang bangsa Indonesia. "Peninggalan kerajaan bukan sekadar bangunan tua, tetapi sumber pengetahuan tentang identitas bangsa," ujar seorang peneliti sejarah.

 

Kejayaan Sriwijaya, Majapahit, dan berbagai kerajaan lainnya membuktikan bahwa Nusantara pernah menjadi pusat peradaban besar di kawasan Asia. Warisan sejarah tersebut kini menjadi bagian penting yang memperkaya identitas Indonesia sekaligus mengingatkan masyarakat akan besarnya peran Nusantara dalam sejarah dunia.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#Sejarah Kerajaan Nusantara #Kerajaan Sriwijaya #Warisan Budaya Nusantara #Kerajaan Majapahit #sejarah indonesia