Trenggaleknjenggelek- Meskipun baby blues biasanya bersifat sementara, gejalanya bisa sangat mengganggu ibu baru.
Perasaan cemas, mudah tersinggung, atau kelelahan yang ekstrem mungkin tampak biasa, tetapi jika berlarut-larut dan memburuk, bisa jadi tanda depresi pasca melahirkan.
Baca Juga: Mengatasi Panic Attacks : Apa yang Perlu Anda Ketahui tentang Gangguan Kesehatan Mental Ini
Perbedaan utama antara baby blues dan depresi pasca melahirkan terletak pada durasi dan intensitas gejalanya.
Untuk mengatasi baby blues, dukungan sosial sangat diperlukan.
Baca Juga: Fakta yang Dialami oleh Orang dengan Gangguan Kecemasan (Anxiety)
Berbicara dengan keluarga atau teman, meminta bantuan untuk merawat bayi, serta mendapatkan tidur yang cukup dapat sangat membantu.
Olahraga ringan dan penerimaan diri juga bisa meningkatkan suasana hati ibu setelah melahirkan.
Baca Juga: Bahaya Self-Diagnose Kesehatan Mental pada Gen Z: Tantangan di Era Digital
Namun, jika gejala tidak mereda dalam beberapa minggu atau semakin berat, ibu disarankan untuk segera mencari bantuan profesional untuk memastikan apakah itu baby blues atau depresi pasca melahirkan, yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. (mal)