Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Idul Adha 2025: Makan Daging Kurban Bisa Picu Darah Tinggi?

Mahsun Nidhom • Jumat, 6 Juni 2025 | 19:33 WIB
Makan daging kambing saat Idul Adha boleh saja, asal tahu batasnya.
Makan daging kambing saat Idul Adha boleh saja, asal tahu batasnya.

Trenggaleknjenggelek - Setiap Idul Adha tiba, aroma daging kambing dan sapi tercium di mana-mana.

Mulai dari sate, gulai, sampai tongseng jadi primadona meja makan. Tapi, ada satu pertanyaan klasik yang selalu muncul: benarkah makan daging kambing bisa bikin darah tinggi?

Jawabannya bisa iya, bisa juga enggak tergantung dari seberapa banyak kamu makan dan cara masaknya.

Kandungan Lemak Bisa Pengaruhi Tekanan Darah

Daging kambing memang mengandung lemak, tapi bukan berarti selalu lebih “jahat” dari daging sapi.

Bahkan, dalam porsi yang sama, daging kambing bisa punya lemak jenuh lebih rendah.

Masalahnya adalah, saat Idul Adha, daging sering dimasak dengan santan, minyak, atau dibakar sampai gosong. Di sinilah risiko darah tinggi mulai mengintai.

Garam dan Bumbu Juga Perlu Diwaspadai

Makanan olahan daging biasanya kaya garam dan penyedap rasa. Kandungan natrium yang tinggi bisa memicu naiknya tekanan darah, terutama buat kamu yang punya riwayat hipertensi atau kolesterol.

Makan Daging Boleh, Asal Tahu Batasnya

Kunci dari semuanya adalah porsi dan keseimbangan. Nggak ada yang melarang kamu menikmati sajian khas kurban. Tapi sebaiknya:

Jadi, Makan Daging Kambing Aman Nggak?

Aman, asal bijak. Jangan karena momen spesial lalu kamu jadi "balas dendam" makan daging seharian. Dengarkan tubuhmu dan jaga pola makan tetap seimbang. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#darah tinggi #daging kambing #idul adha