Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Alergi Datang Tanpa Permisi, Warga Trenggalek Diimbau Waspada dan Kenali Pemicunya

Zaki Jazai • Selasa, 29 Juli 2025 | 18:48 WIB

Ilustrasi komunikasi penting bagi pengasuhan kepada anak
Ilustrasi komunikasi penting bagi pengasuhan kepada anak

Trenggaleknjenggelek Alergi bisa datang tiba-tiba. Kulit gatal, hidung tersumbat, hingga mata berair bisa muncul hanya karena debu atau makanan tertentu. Meski tampak sepele, gejala alergi bisa mengganggu aktivitas harian warga, bahkan memicu kondisi medis yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Dokter spesialis anak dan alergi, dr. Andini Rachma, Sp.A, menegaskan bahwa kunci utama dalam mengatasi alergi adalah mengenali terlebih dahulu zat pemicunya atau alergen.

“Banyak orang mengira alergi hanya sekadar gatal atau bersin. Padahal, jika dibiarkan, bisa memicu sesak napas atau reaksi berat lain. Karena itu penting mengenali apa yang membuat tubuh bereaksi,” ujar dr. Andini.

Baca Juga: Hepatitis Kerap Tanpa Gejala, Ini Alasan Tes Rutin Tidak Boleh Diabaikan

Alergen bisa berasal dari lingkungan sekitar warga Trenggalek, seperti debu rumah, serbuk sari tanaman, makanan laut, susu, hingga obat-obatan tertentu. Gejala yang umum terjadi meliputi bersin terus-menerus, ruam di kulit, mata gatal, hingga gangguan saluran cerna seperti mual dan muntah.

Untuk mengurangi gejala, warga bisa menggunakan antihistamin yang dijual bebas di apotek. Namun, dr. Andini menambahkan, “Bila alergi bersifat kronis atau muncul terus-menerus, kami menyarankan imunoterapi dalam pengawasan dokter. Itu bisa bantu tubuh lebih toleran terhadap alergen.”

Baca Juga: Hepatitis Bisa Menyebabkan Kanker Hati, Waspadai Sejak Sekarang

Sebagian warga juga mulai memilih cara alami untuk mengelola alergi. Konsumsi teh peppermint, air jahe hangat, dan madu lokal dipercaya membantu meredakan gejala. Meski begitu, efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

Selain itu, menjaga kebersihan rumah sangat penting. Mengganti sprei secara rutin, membersihkan karpet, dan menggunakan air purifier bisa mengurangi paparan debu dan tungau yang kerap jadi pemicu alergi.

Baca Juga: Hari Hepatitis Sedunia, Saatnya Warga Trenggalek Lebih Peduli Kesehatan Hati

Dokter Andini juga mengingatkan bahwa ada kondisi alergi yang membutuhkan penanganan medis segera, seperti sesak napas, pembengkakan wajah, atau penurunan kesadaran.

“Alergi bisa menyerang siapa saja, tak pandang usia. Maka dari itu, warga Trenggalek harus lebih peka terhadap gejalanya, jangan ragu periksa ke dokter jika keluhan berulang,” tandasnya.

Dengan edukasi yang tepat dan upaya pencegahan yang konsisten, masyarakat Trenggalek diharapkan bisa hidup lebih nyaman tanpa terganggu gejala alergi yang kerap datang diam-diam.(jaz)

Editor : Zaki Jazai
#dokter spesialis anak #kulit gatal #alergi