Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pemerintah Ajak Semua Pihak Sukseskan Program CKG Sekolah

Zaki Jazai • Senin, 4 Agustus 2025 | 20:55 WIB
Layanan CKG disambut baik oleh warga Trenggalek. Sebanyak 411 orang memanfaatkan layanan kesehatan
Layanan CKG disambut baik oleh warga Trenggalek. Sebanyak 411 orang memanfaatkan layanan kesehatan

Trenggaleknjenggelek – Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah) membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, sekolah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Program ini resmi diluncurkan serentak di 12 sekolah pada Senin, 4 Agustus 2025, sebagai langkah nyata meningkatkan kesehatan anak dan remaja Indonesia.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati menyatakan, CKG Sekolah merupakan implementasi visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul yang dimulai dari deteksi kesehatan sejak dini.

“CKG Sekolah merupakan investasi jangka panjang di sektor kesehatan bagi anak dan remaja. Ini tidak bisa berjalan maksimal tanpa kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

 Baca Juga: Kebiasaan Minum Air Hangat di Pagi Hari Mulai Populer di Trenggalek, Ini Manfaatnya

Program ini merupakan bagian dari Hasil Terbaik Cepat di bidang kesehatan, yang menitikberatkan pada langkah promotif dan preventif. Pemerintah menargetkan 53,8 juta anak sekolah dari 282 ribu satuan pendidikan, mulai SD, SMP, SMA, Madrasah, hingga Sekolah Rakyat.

Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, CKG telah menjangkau 16,12 juta orang hingga 1 Agustus 2025, dari total target 281 juta penduduk Indonesia.

 Baca Juga: Kemarau Basah Picu Beragam Penyakit Karena Imunitas Turun, Ini Jenis Penyakit yang Membayangi

Kepala PCO Hasan Nasbi mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga keterlibatan sekolah, guru, orang tua, serta tenaga medis di lapangan.

“Dalam keadaan sehat sekalipun, masyarakat didorong untuk memeriksakan diri secara gratis. Untuk mencegah hal-hal buruk di kemudian hari sebelum semuanya terlambat,” katanya.

 Baca Juga: Efek Samping Daun Sirih Jika Digunakan Berlebihan, Waspadai Ini!

Hasan menegaskan, Presiden Prabowo menginginkan pola hidup sehat menjadi kebiasaan sejak dini. Skema jemput bola dengan datang langsung ke sekolah menjadi strategi untuk memastikan deteksi dini penyakit bisa dilakukan secara merata.

“Kami berharap semua pihak ikut terlibat, agar anak-anak kita bisa tumbuh sehat, berdaya saing, dan siap menjadi generasi penerus bangsa,” pungkasnya.(jaz)

 

Photo
Photo
Editor : Zaki Jazai
#CKG Sekolah #sekolah #kesehatan anak