Trenggaleknjenggelek - Belakangan ini, ikan gabus kembali menjadi sorotan masyarakat karena disebut-sebut sebagai obat alami yang ampuh mengatasi bekas luka pasca operasi.
Klaim ini ramai diperbincangkan di media sosial dan berbagai forum kesehatan. Lantas, benarkah ikan air tawar ini mampu membantu proses penyembuhan luka operasi?
Menurut sejumlah penelitian, ikan gabus (Channa striata) memang memiliki kandungan protein tinggi, terutama albumin, yaitu sejenis protein yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka.
Albumin berperan dalam mempercepat regenerasi jaringan, mengurangi peradangan, serta membantu pembentukan sel-sel baru di area luka.
Penelitian Ilmiah Mendukung Manfaat Ikan Gabus
Sebuah studi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyebutkan bahwa konsumsi ekstrak ikan gabus dapat meningkatkan kadar albumin dalam tubuh pasien pasca operasi.
Dalam penelitian tersebut, pasien yang rutin mengonsumsi ekstrak ikan gabus selama dua minggu menunjukkan proses penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan pasien yang tidak mengonsumsinya.
“Albumin sangat penting dalam proses penyembuhan luka. Dan ikan gabus adalah salah satu sumber albumin alami terbaik,” ujar dr. Rina Kurniasari, Sp.B, seorang dokter bedah
Namun, Bukan Pengganti Obat Medis
Meski begitu, para ahli menekankan bahwa ikan gabus bukanlah satu-satunya solusi atau pengganti perawatan medis.
Bekas luka operasi tetap membutuhkan penanganan medis yang tepat, termasuk menjaga kebersihan luka, menghindari infeksi, serta penggunaan salep atau terapi tertentu yang direkomendasikan oleh dokter.
“Tidak ada salahnya mengonsumsi ikan gabus sebagai pendukung nutrisi, namun tetap harus disertai perawatan medis yang sesuai,” tambah dr. Rina.
Ikan gabus memang terbukti secara ilmiah mengandung nutrisi penting yang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, termasuk luka pasca operasi.
Namun, manfaat tersebut bersifat komplementer, bukan pengganti pengobatan medis. Konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah terbaik untuk memastikan proses penyembuhan yang optimal.(gun)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung