Trenggaleknjenggelek - Arman, 35 tahun, rutin berolahraga pukul 7 pagi meski belum sarapan. Ia menjalani pola 18:6—puasa 18 jam, makan 6 jam—dan mengaku energinya justru meningkat.
Penelitian di Journal of Nutrition and Health Sciences (2021) menunjukkan IF dapat mendukung pembakaran lemak saat olahraga ringan hingga sedang.
Namun, pelatih kebugaran Andi Nugraha mengingatkan agar pelaku IF berhati-hati. “Kalau olahraga intens di tengah puasa, bisa dehidrasi dan lemas,” ujarnya.
Menu yang disarankan setelah latihan antara lain telur rebus, dada ayam panggang, sayur rebus, atau oatmeal dengan buah segar.
Arman mengaku kuncinya ada pada adaptasi. “Awal-awal memang pusing, tapi sekarang badan sudah terbiasa,” katanya.
Bagi mereka yang ingin menggabungkan IF dan olahraga, ahli menyarankan memulai dari olahraga intensitas rendah, lalu meningkat secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. (mal)