Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Apa yang Terjadi Jika Kita Bernapas dengan 100% Oksigen? Ini penjelasannya!

Mahsun Nidhom • Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Oksigen memang vital, tapi 100% oksigen bukan berarti 100% sehat.
Oksigen memang vital, tapi 100% oksigen bukan berarti 100% sehat.

Trenggaleknjenggelek - Oksigen adalah bahan bakar utama bagi kehidupan. Tanpa dia, kita hanya bisa bertahan beberapa menit.

Tapi pernah kepikiran nggak, apa jadinya kalau kita bernapas bukan udara biasa (21% oksigen), melainkan 100% oksigen murni? Apakah tubuh akan jadi super sehat atau malah berbahaya?

Kadar Normal vs. 100% Oksigen

Udara di bumi mengandung:

Ketika oksigen menjadi 100%, tubuh memang akan mendapat pasokan gas ini secara maksimal.

Hasilnya, kadar oksigen dalam darah (O₂ saturation) akan langsung naik, membuat sel-sel tubuh “banjir” energi.

Efek Jangka Pendek

Efernapas 100% oksigen dalam waktu singkat (beberapa menit hingga jam) dapat:

Tidak heran, pilot jet tempur atau penyelam kadang menggunakan suplai oksigen murni.

Risiko Jangka Panjang

Kalau dilakukan terlalu lama (lebih dari 24–48 jam), efeknya bisa berbalik:

Dalam dunia medis, ini disebut oxygen toxicity.

Kenapa Nitrogen Tetap Penting

Nitrogen di udara ternyata berperan menjaga tekanan parsial di paru-paru tetap seimbang. Tanpa nitrogen, paru bisa “kolaps” (atelectasis) karena oksigen cepat diserap ke darah.

Bernapas dengan 100% oksigen murni itu aman jika dilakukan sebentar dan untuk tujuan medis.

Tapi kalau dilakukan terlalu lama, justru bisa membahayakan tubuh. Seperti pepatah lama: “Yang berlebihan itu tak pernah baik, bahkan oksigen.” (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#Nitrogen #Bernafas #oksigen murni