Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

3 Kebiasaan Salah Kaprah Menurut Dr. Tirta yang Bisa Bahayakan Nyawa

Mahsun Nidhom • Minggu, 17 Agustus 2025 | 04:54 WIB
Dr. Tirta mengubah cara pandang kita terhadap dokter dengan pendekatan yang lebih santai.
Dr. Tirta mengubah cara pandang kita terhadap dokter dengan pendekatan yang lebih santai.

Trenggaleknjenggelek - Meski teknologi informasi makin maju, mitos kesehatan tetap bertahan.

Apalagi kalau datang dari “katanya orang tua”, “kata teman”, atau “pengalaman pribadi”. Masalahnya, tidak semua yang sering diulang itu benar.

Dr. Tirta menyoroti tiga mitos yang sering bikin orang salah kaprah — bahkan berbahaya.

1. Minum Air Panas Bisa Lelehkan Lemak

Kedengarannya logis, lemak = cair kalau kena panas. Tapi faktanya, tubuh kita bukan wajan penggorengan.

Air panas yang masuk ke lambung akan langsung dinetralkan oleh sistem pencernaan. Jadi, minum air panas tidak akan melelehkan lemak di perut.

Kalau mau percaya teori ini, ya coba saja minum air panas banyak-banyak, besok tetap saja perut buncit.

2. Tidur di Lantai Sebabkan Paru-Paru Basah

Sering kita dengar larangan tidur di lantai karena bisa “kena paru-paru basah”. Padahal, paru-paru basah adalah kondisi medis serius, biasanya akibat infeksi atau cairan menumpuk di paru.

Tidur di lantai hanya bisa bikin kedinginan atau masuk angin ringan, bukan paru-paru basah. Yang perlu diwaspadai justru risiko hipotermia, terutama jika udara dingin.

3. Serangan Jantung Bisa Disembuhkan dengan Kerokan

Nah, ini yang paling berbahaya. Ada anggapan kalau “angin duduk” alias serangan jantung bisa diatasi dengan kerokan atau diberi teh hangat.

Faktanya, serangan jantung terjadi karena aliran darah ke jantung terhenti. Bukan karena angin nyangkut di dada.

Jika orang tidak sadar lalu dipaksa minum teh hangat, risiko tersedak bisa bikin kondisi makin fatal. Kerokan juga sama sekali tidak membantu, malah bisa bikin pasien telat ditangani medis.

Tiga mitos tadi mungkin terdengar sepele, tapi dampaknya bisa fatal kalau dipercaya mentah-mentah.

Dari sekadar gagal diet, masuk angin, sampai kematian karena serangan jantung yang salah penanganan.

Jadi, kalau ragu, lebih baik periksa ke tenaga medis dibanding percaya mitos yang beredar. Kata pepatah Jawa, “Wedi karo wong pinter iku luwih becik tinimbang manut karo wong sing ora ngerti.” (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#dr Tirta #mitos kesehatan #Paru paru basah