Magnesium, Mineral Sering Terlupakan yang Punya Peran Vital bagi Tubuh
Zaki Jazai• Sabtu, 23 Agustus 2025 | 22:10 WIB
Ilustrasi tulang manusia
Trenggaleknjenggelek – Di balik ratusan reaksi biokimia yang terjadi setiap detik di dalam tubuh manusia, ada satu mineral yang sering kali terabaikan: magnesium. Padahal, perannya begitu besar mulai dari menjaga kesehatan otot, tulang, sistem saraf, hingga jantung.
Sayangnya, banyak orang belum menyadari bahwa asupan magnesium harian mereka masih jauh dari cukup. Kondisi ini dapat berakibat pada berbagai gangguan kesehatan, mulai dari kram otot, osteoporosis, hingga risiko diabetes tipe 2.
“Magnesium bekerja sama dengan kalsium dan vitamin D untuk membentuk tulang yang kuat. Kalau asupannya kurang, tulang bisa lebih rapuh dan rawan keropos,” jelas Barus seorang praktisi kesehatan di Trenggalek.
Selain itu, mineral ini juga berperan penting dalam kontraksi otot serta transmisi sinyal saraf. Bagi mereka yang rutin berolahraga, kecukupan magnesium membantu mengurangi pegal dan mempercepat pemulihan.
Tak hanya otot, jantung pun sangat dipengaruhi oleh kadar magnesium. Penelitian menunjukkan, mineral ini mampu menjaga detak jantung tetap stabil dan menurunkan risiko hipertensi.
“Magnesium juga membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Kalau tidak tercukupi, kerja jantung bisa terganggu,” tambahnya.
Manfaat lain yang tak kalah penting adalah menjaga kestabilan kadar gula darah. Magnesium berkontribusi dalam metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin, sehingga kekurangannya bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Di sisi lain, magnesium juga memiliki efek menenangkan. Beberapa penelitian mengaitkan mineral ini dengan kualitas tidur lebih baik dan berkurangnya stres.
“Orang yang insomnia ringan sering terbantu dengan tambahan magnesium dalam pola makan mereka,” ujarnya.
Kebutuhan magnesium sejatinya bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari. Beberapa sumber alami yang kaya mineral ini antara lain sayuran hijau (bayam, kangkung), kacang-kacangan (almond, mete), biji-bijian (chia seed, pumpkin seed), buah seperti pisang dan alpukat, hingga ikan berlemak seperti salmon dan makarel.
Dengan mengonsumsi makanan tersebut secara rutin, masyarakat bisa menjaga kesehatan tubuh tanpa harus tergantung pada suplemen tambahan, kecuali atas rekomendasi dokter.(jaz)