Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Radiasi dalam Tubuh Manusia: Dari Ancaman Kanker hingga Terapi Penyembuhan

Mahsun Nidhom • Kamis, 28 Agustus 2025 | 05:05 WIB
Ilustrasi limbah radioaktif.
Ilustrasi limbah radioaktif.

Trenggaleknjenggelek - Kasus udang Indonesia yang terdeteksi Sesium-137 bikin banyak orang bertanya-tanya kalau radiasi berbahaya, kenapa justru dipakai di rumah sakit untuk menyembuhkan kanker?

Pertanyaan ini wajar banget, karena memang terdengar kontradiktif. Nyatanya, jawabannya ada pada cara radiasi dikendalikan.

Apa yang Terjadi Saat Radiasi Mengenai Tubuh?

Radiasi jenis tertentu, seperti radiasi ionisasi (contohnya dari Sesium-137), punya kemampuan memengaruhi struktur sel. Ketika sel terkena radiasi, ada tiga kemungkinan:

Inilah mengapa paparan radiasi dalam dosis tinggi, terus-menerus, bisa meningkatkan risiko kanker.

Radiasi Sebagai Alat Penyembuh

Ironisnya, justru sifat “mematikan sel” inilah yang dimanfaatkan di dunia medis. Dalam radioterapi kanker, pancaran radiasi difokuskan ke sel kanker sehingga sel abnormal mati atau berhenti berkembang.

Bedanya dengan paparan liar adalah:

Dengan cara ini, radiasi berubah dari “ancaman” menjadi “obat”.

Radiasi di Sekitar Kita

Tanpa disadari, sebenarnya kita hidup berdampingan dengan zat radioaktif. Beberapa contoh:

Artinya, keberadaan radiasi itu normal. Yang membedakan hanyalah jumlah dosis dan cara penggunaannya.

Kapan Radiasi Jadi Berbahaya?

Secara umum, radiasi baru dianggap berbahaya bila:

Dalam kasus udang dengan kadar 68 becquerel/kg Sesium-137, risikonya masih kecil, kecuali jika dikonsumsi dalam jumlah luar biasa (misalnya puluhan kilo setiap hari).

Radiasi memang bisa menjadi “pisau bermata dua”. Ia bisa merusak tubuh dan memicu kanker, tapi dalam kondisi terkendali justru bisa menjadi penyelamat nyawa lewat radioterapi.

Maka, kuncinya ada pada dosis dan kendali. Sama seperti api, sedikit untuk memasak, aman. Tapi kalau liar, bisa membakar rumah. (sun)

Photo
Photo
TUAN RUMAH: General Manager Pullman Bali Legian Beach - Ravi Khubchandani (paling kanan) saat sesi Konferensi Pers
TUAN RUMAH: General Manager Pullman Bali Legian Beach - Ravi Khubchandani (paling kanan) saat sesi Konferensi Pers
Editor : Mahsun Nidhom
#udang radioaktif #kanker #radioaktif