Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Benarkah Minum Es Saat Haid Berbahaya? Simak Penjelasan secara Medis dan Tips Agar Kesehatan Bisa Terjag

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Kamis, 11 September 2025 | 02:55 WIB

 

Banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat haid.
Banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat haid.

TRENGGALEK- Menstruasi merupakan proses alami yang dialami oleh setiap perempuan.

Pada masa menstruasi, tubuh mengalami perubahan hormon yang dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti nyeri perut, sakit pinggang, perubahan suasana hati, hingga rasa lelah.

Selain itu, banyak pula mitos yang berkembang di masyarakat seputar apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat haid.

Salah satu mitos yang cukup populer adalah larangan minum es saat menstruasi.

Banyak orang percaya bahwa kebiasaan tersebut bisa membuat darah menggumpal, aliran haid terhambat, bahkan menimbulkan nyeri lebih parah. Pertanyaannya, benarkah minum es saat haid berbahaya?

Mitos di Tengah Masyarakat

Kepercayaan mengenai larangan minum es saat haid sudah lama ada dan masih diyakini sebagian orang hingga sekarang.

Dalam pandangan tradisional, minuman dingin dianggap bisa “membekukan” darah sehingga darah haid sulit keluar dengan lancar.

Akibatnya, sebagian perempuan memilih menghindari minuman es agar siklus menstruasi tetap normal.

Namun, kepercayaan tersebut sebenarnya belum memiliki dasar ilmiah yang kuat. Banyak penelitian modern justru menunjukkan bahwa suhu minuman tidak berhubungan langsung dengan kelancaran darah haid.

Penjelasan Medis

Secara medis, menstruasi terjadi karena luruhnya dinding rahim akibat perubahan hormon, khususnya estrogen dan progesteron. Proses ini berjalan secara alami setiap bulan dan tidak dipengaruhi oleh suhu makanan maupun minuman.

Artinya, minum es tidak bisa menghentikan aliran darah haid, tidak membuat darah menggumpal, dan tidak memengaruhi panjang pendeknya siklus menstruasi.

Namun, tubuh setiap perempuan memiliki respons yang berbeda.

Sebagian mungkin merasa biasa saja setelah minum es, sementara sebagian lain merasakan kram perut semakin kuat atau perut menjadi kembung.

Efek yang Mungkin Dirasakan

Walaupun tidak berbahaya secara langsung, minum es ketika haid bisa menimbulkan beberapa keluhan bagi sebagian perempuan, antara lain:

1. Kembung atau perut terasa penuh.

Suhu dingin dapat memengaruhi sistem pencernaan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

2. Kram perut lebih terasa.

Bagi yang sensitif, minuman dingin dapat merangsang otot perut berkontraksi sehingga rasa nyeri bertambah.

3. Tubuh merasa lebih dingin.

Saat haid, tubuh biasanya membutuhkan kondisi yang hangat untuk lebih nyaman. Minuman es dapat membuat tubuh terasa dingin dan lemas pada sebagian orang.

Tips Menjaga Kesehatan Saat Menstruasi

Agar tubuh tetap sehat dan nyaman saat haid, beberapa hal berikut bisa menjadi perhatian:

- Perbanyak minum air putih hangat

Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, air hangat juga membantu meredakan kram.

- Konsumsi makanan bergizi

Sayur, buah, dan makanan kaya zat besi sangat baik untuk menggantikan darah yang keluar.

- Kurangi kafein dan makanan terlalu manis

Keduanya bisa memperparah kram dan perubahan suasana hati.

- Beristirahat cukup

Tidur yang cukup membantu tubuh lebih bugar dan mengurangi rasa lelah.

- Olahraga ringan

Senam atau jalan santai dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi nyeri haid. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#haid #mitos