Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gejala Darah Rendah dan Tips Mengatasinya agar Tubuh Tetap Fit

Revalinda Ayu Munantia • Jumat, 19 September 2025 | 03:45 WIB
Kenali darah rendah atau hipotensi, mulai dari penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya.
Kenali darah rendah atau hipotensi, mulai dari penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya.

TRENGGALEK – Masalah tekanan darah tidak hanya berkaitan dengan darah tinggi (hipertensi), tetapi juga darah rendah atau hipotensi.

Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan berisiko bagi kesehatan.

Masyarakat perlu memahami apa itu darah rendah, penyebabnya, serta langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Apa Itu Darah Rendah?

Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah seseorang berada di bawah angka normal, yaitu kurang dari 90/60 mmHg.

Angka ini berbeda dengan tekanan darah normal yang umumnya berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg.

Meski tidak selalu berbahaya, darah rendah yang berkelanjutan dapat menyebabkan tubuh kekurangan pasokan darah ke otak, jantung, dan organ vital lainnya.

Penyebab Darah Rendah

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan darah rendah, di antaranya:

1. Kurang Asupan Cairan (Dehidrasi)

Dehidrasi dapat membuat volume darah berkurang sehingga tekanan darah ikut menurun.

2. Pola Makan yang Tidak Seimbang

Kekurangan gizi, terutama vitamin B12 dan zat besi, bisa memicu anemia yang berujung pada hipotensi.

3. Efek Samping Obat

Beberapa obat, seperti obat untuk jantung, antidepresan, atau diuretik, dapat menurunkan tekanan darah.

4. Kehamilan

Tekanan darah wanita hamil cenderung menurun karena sirkulasi darah harus mendukung janin.

5. Penyakit Tertentu

Gangguan pada jantung, masalah hormon (tiroid), hingga infeksi berat dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Gejala Darah Rendah

Orang dengan tekanan darah rendah bisa mengalami beberapa gejala berikut:

•Pusing atau kepala terasa ringan

•Pandangan kabur

•Mudah lelah

•Pingsan atau kehilangan kesadaran

•Kulit pucat dan dingin

•Napas cepat dan dangkal

Jika gejala muncul secara berulang, sebaiknya segera diperiksakan ke tenaga medis.

Cara Mengatasi Darah Rendah

Mengatasi hipotensi bisa dilakukan dengan perubahan gaya hidup maupun penanganan medis, tergantung penyebabnya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

1. Perbanyak Minum Air Putih

Cairan membantu meningkatkan volume darah sehingga tekanan darah tetap stabil.

2. Konsumsi Makanan Bergizi

Tambahkan makanan kaya zat besi, vitamin B12, dan asam folat untuk mencegah anemia.

3. Tambahkan Asupan Garam Secukupnya

Garam dapat membantu meningkatkan tekanan darah, tetapi tetap harus dikonsumsi dalam batas wajar.

4. Hindari Berdiri Mendadak

Berdiri terlalu cepat dapat membuat darah mengalir ke kaki sehingga menimbulkan pusing.

5. Gunakan Stoking Kompresi

Alat ini membantu melancarkan aliran darah dan mencegah darah terkumpul di tungkai.

6. Konsultasi ke Dokter

Jika darah rendah disebabkan oleh obat atau penyakit tertentu, dokter akan memberikan penanganan sesuai kondisi pasien.

Pencegahan Darah Rendah

Agar terhindar dari hipotensi, masyarakat dapat menerapkan gaya hidup sehat seperti:

•Makan dengan teratur dalam porsi kecil namun sering.

•Menghindari alkohol berlebihan.

•Rajin berolahraga ringan seperti jalan kaki atau senam.

•Memeriksa tekanan darah secara rutin, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung atau anemia. (*)

 

 

Event MAXI Yamaha Day 2025 di Banjarmasin.
Event MAXI Yamaha Day 2025 di Banjarmasin.
Event MAXI Yamaha Day 2025 di Poso, Sulawesi Tengah.
Event MAXI Yamaha Day 2025 di Poso, Sulawesi Tengah.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#darah rendah #cara mengatasi darah rendah #gejala darah rendah #tekanan darah rendah #penyebab darah rendah