Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Warga Trenggalek Wajib Tahu, Ada 10 Superfood Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Tulang

Eka Putri Wahyuni • Jumat, 19 September 2025 | 01:50 WIB
Banyak yang mengira menjaga kesehatan tulang hanya soal susu, padahal ada superfood lain yang tak kalah hebat.
Banyak yang mengira menjaga kesehatan tulang hanya soal susu, padahal ada superfood lain yang tak kalah hebat.

TRENGGALEK - Tulang adalah angka hidup yang menopang tubuh, melindungi organ, sekaligus menyimpan mineral penting.

Sepanjang hidup, tulang terus mengalami proses remodeling: jaringan lama diuraikan oleh sel osteoklas dan digantikan jaringan baru oleh osteoblas.

Proses alami ini sangat dipengaruhi oleh asupan gizi dan kebiasaan hidup.

Kekurangan nutrisi penting atau pola hidup yang tidak sehat dapat mempercepat pengeroposan tulang meningkatkan risiko patah, dan menimbulkan nyeri sendi.

Karena itu, mengonsumsi superfood kaya kalsium saja tidak cukup.

Diperlukan kombinasi nutrisi, paparan sinar matahari, dan aktivitas fisik untuk menjaga kepadatan tulang.

Berikut daftar superfood beserta nutrisi pendukung yang penting diperhatikan. 

1. Kacang dan Biji-bijian

Biji-bijian seperti almond, kenari, biji chia, biji wijen, dan biji labu kaya akan magnesium, kalsium, fosfor, dan lemak sehat.

Magnesium berperan mengaktifkan vitamin D dan membentuk matriks tulang.

Lemak tak jenuh ganda berperan menurunkan peradangan, sedangkan fosfor penting dalam pembentukan kristal hidroksiapatit, yaitu struktur keras yang menjaga kekuatan tulang.

Biji chia dan biji wijen juga kaya asam lemak omega-3 nabati yang membantu menjaga kesehatan sendi sekaligus memperkuat tulang.

2. Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, sarden, makarel, dan tuna adalah sumber alami vitamin D yang jarang terdapat pada makanan lain.

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dari usus sehingga kalsium dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya juga membantu menekan peradangan yang bisa menghambat pembentukan tulang baru.

Tak hanya itu, fosfor dan protein pada ikan berlemak turut memperkuat struktur dan kepadatan tulang.

Rutin mengonsumsi ikan jenis ini 2-3 kali seminggu dapat membantu menjaga kesehatan tulang sekaligus menurunkan risiko osteoporosis.

3. Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Sayuran seperti kale, bayam, sawi, pokcoy, dan brokoli merupakan sumber kalsium nabati yang mudah diserap tubuh, bahkan untuk mereka yang tidak mengonsumsi produk susu.

Kandungan vitamin K di dalamnya membantu proses mineralisasi tulang sekaligus mengaktifkan osteokalsin, protein yang menempelkan kalsium pada matriks tulang.

Selain itu, magnesium menjaga keseimbangan kalsium di dalam sel, sementara antioksidan flavonoid melindungi osteoblas dari kerusakan oksidatif yang dapat mempercepat pengeroposan.

Mengonsumsi 1–2 porsi sayuran hijau ini setiap hari memberikan kalsium dan magnesium alami tanpa tambahan lemak jenuh.

4. Tahu dan Tempe

Sebagai sumber protein nabati, tahu dan tempe menyediakan isoflavon dan kalsium trutama bila dibuat dengan penggumpal kalsium sulfat.

Isoflavon adalah fitoestrogen yang membantu mengurangi kehilangan tulang pada wanita pascamenopause.

Kandungan magnesium dan zat besi juga mendukung pertumbuhan dan kepadatan tulang.

Mengonsumsinya secara rutin menjadi pilihan ideal bagi siapa pun yang sedang mengurangi atau tidak mengonsumsi produk hewani. 

5. Telur

Telur, terutama bagian kuningnya merupakan sumber vitamin D, protein lengkap, dan kolin yang penting untuk kesehatan tulang.

Vitamin D membantu penyerapan kalsium, kolin menjaga membran sel dan fungsi saraf, sedangkan protein menyediakan asam amino untuk pembentukan jaringan tulang baru dan menjaga massa otot.

Mengonsumsi satu butir telur per hari dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D, terutama bagi yang jarang berjemur, apalagi bila memilih telur organik atau kaya omega-3.

6. Ubi Jalar dan Sayuran Berwarna Cerah

Ubi jalar, wortel, dan labu kuning kaya akan beta karoten atau rovitamin A, vitamin C, dan kalium. Vitamin C merangsang produksi kolagen, komponen utama jaringan tulang, sedangkan kalium menetralkan kelebihan asam tubuh yang dapat menguras cadangan kalsium.

Beta karoten diubah menjadi vitamin A yang mendukung pertumbuhan sel tulang, namun tetap aman dibandingkan vitamin A retinol dosis tinggi.

7. Yoghurt dan Susu Fermentasi

Produk seperti yoghurt plain atau kefir kaya akan kalsium, protein, dan probiotik.

Kalsium dan protein membantu menjaga massa tulang, sementara probiotik meningkatkan kesehatan usus sehingga penyerapan kalsium lebih optimal.

Selain itu, vitamin B12 dan riboflavin di dalamnya berperan dalam pembentukan sel darah merah, penting untuk metabolisme tulang. Pilih yoghurt tanpa gula tambahan agar manfaatnya maksimal.

8. Buah Citrus dan Buah Kaya Boron

Jeruk, lemon, grapefruit, apel, dan pir mengandung vitamin C yang tinggi boron.

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang membantu pembentukan kolagen, sementara boron mendukung pemanfaatan kalsium, magnesium, dan vitamin D, sekaligus menyeimbangkan hormon estrogen dan testosteron yang berperan dalam metabolisme tulang.

Mengonsumsi buah citrus secara rutin juga membantu menjaga hidrasi dan kesehatan sendi.

9. Produk Susu dan Alternatif Fortifikasi

Susu, keju, yoghurt fortifikasi, serta susu nabati yang diperkaya kalsium dan vitamin D seperti susu almond atau kedelai merupakan kombinasi sempurna untuk tulang.

Kalsium dan protein membantu meningkatkan kepadatan tulang, sementara fortifikasi vitamin D sangat penting bagi mereka yang jarang terpapar sinar matahari.

Pilih produk rendah lemak agar manfaatnya tetap seimbang untuk kesehatan jantung.

10. Ikan Kalengan Bertulang Lunak

Sarden atau salmon kalengan yang dikonsumsi bersama tulangnya adalah sumber kalsium dan fosfor yang tinggi dan mudah diserap tubuh.

Tulang ikan yang lunak memiliki komposisi mineral mirip dengan tulang manusia, sehingga membantu menjaga kekuatan dan elastisitas tulang.

Selain praktis dan terjangkau, ikan kalengan juga tetap kaya protein dan asam lemak omega-3 yang menyehatkan.

Tulang yang kuat bukan hanya hasil asupan kalsium, tetapi juga kombinasi berbagai nutrisi dan gaya hidup sehat.

Mengonsumsi 10 superfood di atas secara rutin, disertai paparan sinar matahari dan olahraga teratur, membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis hingga usia lanjut. (*)

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#seafood #superfood