Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Masih Dilestarikan di Trenggalek, Daun Beluntas dan Tanaman Herbal Kaya Manfaat

Khoinatul fitriyah • Kamis, 9 Oktober 2025 | 12:44 WIB
Daun beluntas merupakan tanaman herbal yang kaya manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, mudah ditemukan di Trenggalek, dan sering digunakan sebagai obat tradisional alami.
Daun beluntas merupakan tanaman herbal yang kaya manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, mudah ditemukan di Trenggalek, dan sering digunakan sebagai obat tradisional alami.

TRENGGALEK - Daun beluntas merupakan salah satu tanaman herbal yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Di Kabupaten Trenggalek, tanaman ini banyak dijumpai tumbuh di halaman rumah, tepi jalan, atau di ladang-ladang yang tanahnya cenderung kering.

Meski tumbuh liar, daun beluntas menyimpan beragam manfaat yang tidak kalah dengan tanaman herbal lain seperti kunyit, temulawak, atau daun sirih.

Secara ilmiah, daun beluntas memiliki nama Pluchea indica, dan termasuk dalam famili Asteraceae.

Tanaman ini berupa semak dengan tinggi mencapai dua meter, memiliki batang berkayu, daun berwarna hijau muda dengan aroma khas yang tajam, serta bunga kecil berwarna ungu muda.

Masyarakat Trenggalek umumnya menanam beluntas sebagai pagar hidup karena daunnya rimbun, namun kini tanaman ini juga banyak dimanfaatkan untuk pengobatan alami.

Asal Usul dan Pemanfaatan Tradisional Daun Beluntas

Sejak dahulu masyarakat Jawa telah mengenal daun beluntas sebagai tanaman obat keluarga yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keluhan kesehatan.

Dalam pengobatan tradisional, daun ini biasa digunakan untuk menurunkan panas panas, mengatasi bau badan, serta menjaga kebugaran tubuh.

Di Trenggalek, daun beluntas sering direbus dan diminum airnya sebagai jamu sederhana.

Tidak sedikit pula masyarakat yang menjadikan daun ini sebagai lalapan, terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi makanan alami tanpa bahan pengawet.

Baca Juga: Manfaat Daun Sirih yang Wajib Diketahui untuk Kesehatan dan Kecantikan

Beluntas termasuk tanaman yang mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan khusus.

Beluntas dapat hidup di tanah tandus, sehingga cocok ditanam di daerah perbukitan seperti Kecamatan Watulimo, Bendungan, atau Dongko yang banyak memiliki lahan kering.

Kandungan Gizi dan Senyawa Aktif dalam Daun Beluntas

Kandungan nutrisi dan senyawa aktif pada daun beluntas menjadikan tanaman ini berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Beberapa kandungan penting di dalamnya antara lain:

Flavonoid, berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

Tanin, berperan menjaga kesehatan pencernaan dan memperkuat jaringan tubuh.

Alkaloid, bersifat antimikroba dan antiinflamasi untuk mengurangi peradangan.

Vitamin A dan C, mendukung daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit.

Kalsium dan fosfor, berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Minyak atsiri, memberi aroma khas sekaligus membantu mengatasi bau badan dan bau mulut.

Dengan kombinasi senyawa alami tersebut, tidak heran jika daun beluntas menjadi salah satu bahan herbal yang banyak direkomendasikan dalam pengobatan tradisional.

Baca Juga: Wedang Cor Khas Trenggalek Sajian Hangat Penuh Kenangan

Beragam Manfaat Daun Beluntas bagi Kesehatan

Berikut berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari daun beluntas jika dikonsumsi secara teratur dalam takaran yang wajar:

1. Menghilangkan Bau Badan dan Bau Mulut

Kandungan minyak atsiri dan zat antibakteri dalam daun beluntas membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau badan.

Masyarakat Trenggalek sering meminum air rebusan daun beluntas untuk menjaga kesegaran tubuh dan mengurangi aroma tidak sedap secara alami.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin C yang tinggi membantu memperkuat sistem imun tubuh.

Konsumsi rutin air rebusan daun beluntas dapat membantu tubuh lebih tahan terhadap infeksi dan perubahan cuaca.

3. Meredakan Nyeri dan Pegal Linu

Senyawa flavonoid dan alkaloid dalam daun beluntas bersifat antiinflamasi.

Rebusan daun beluntas sering digunakan untuk mengurangi rasa nyeri sendi dan pegal akibat aktivitas berat.

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Daun beluntas mengandung serat dan tanin yang membantu melancarkan sistem pencernaan.

Baca Juga: Mengenal Jamu sebagai Warisan Obat Tradisional Nusantara yang Kaya Manfaat

Selain mengatasi sembelit, daun ini juga bermanfaat untuk meredakan perut kembung dan rasa mual.

5. Menurunkan Kadar Kolesterol

Berdasarkan penelitian, senyawa flavonoid dalam daun beluntas dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah.

6. Menyehatkan Kulit dan Rambut

Vitamin A dan C pada daun beluntas berperan penting untuk menjaga kelembapan kulit, mencegah jerawat, serta memperkuat akar rambut agar tidak mudah rontok.

7. Meredakan Panas Dalam dan Sariawan

Air rebusan daun beluntas bersifat menyejukkan sehingga dapat membantu meredakan panas dalam serta mengatasi sariawan secara alami.

Cara Mengolah Daun Beluntas sebagai Ramuan Herbal

Daun beluntas dapat diolah dengan beberapa cara sesuai kebutuhan, antara lain:

1. Air Rebusan Daun Beluntas

Siapkan 10 sampai 15 lembar daun beluntas segar.

Cuci hingga bersih, lalu rebus dengan tiga gelas air.

Didihkan hingga tersisa sekitar satu gelas air, lalu saring.

Minum air rebusan tersebut satu kali sehari untuk menjaga kesehatan dan mengurangi bau badan.

2. Teh Daun Beluntas

Keringkan daun beluntas di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.

Seduh seperti teh biasa menggunakan air panas.

Minum selagi hangat, dapat ditambah madu agar rasanya lebih nikmat.

Baca Juga: Tren Minuman Herbal 2025: Dari Jahe Hingga Butterfly Pea Tea

3. Lulur Daun Beluntas untuk Perawatan Tubuh

Tumbuk daun beluntas segar hingga halus, lalu campurkan dengan sedikit madu atau air mawar.

Oleskan pada kulit secara merata dan diamkan selama 15 menit.

Bilas dengan air bersih untuk mendapatkan kulit yang halus dan segar.

Efek Samping dan Anjuran Penggunaan

Meskipun aman digunakan, konsumsi daun beluntas tetap perlu dilakukan secara wajar. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

 1. Hindari konsumsi berlebihan karena dapat menyebabkan perut kembung bagi sebagian orang.

2. Ibu hamil dan menyusui disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.

3. Gunakan daun yang segar dan tidak tercemar pestisida.

4. Simpan daun beluntas kering dalam wadah tertutup agar kandungan alaminya tetap terjaga.

 Ketersediaan Daun Beluntas di Trenggalek

Di Kabupaten Trenggalek, daun beluntas masih mudah ditemukan di daerah pedesaan maupun pinggiran kota.

Banyak warga yang menanamnya di pekarangan rumah karena perawatannya mudah dan tidak memerlukan pupuk khusus.

Kini, beberapa toko herbal di sekitar Pasar Pon dan Kecamatan Karangan juga menjual daun beluntas kering dalam bentuk teh herbal siap seduh.

Produk tersebut menjadi alternatif praktis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan manfaat daun beluntas tanpa harus mengolahnya sendiri.

 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#daun beluntas #trenggalek