Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kulit Melepuh Akibat Alergi? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Ingge Nayla Ayu Karina • Kamis, 13 November 2025 | 03:15 WIB

 

Kulit melepuh akibat alergi dapat dipicu makanan, obat, atau produk kosmetik tertentu. Kenali penyebabnya agar bisa ditangani dengan tepat. (ilustrasi)
Kulit melepuh akibat alergi dapat dipicu makanan, obat, atau produk kosmetik tertentu. Kenali penyebabnya agar bisa ditangani dengan tepat. (ilustrasi)

TRENGGALEK - Kulit yang tiba-tiba melepuh bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang bereaksi terhadap suatu alergen.

Reaksi ini dikenal sebagai alergi kulit, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya.

Hasilnya, kulit menjadi kemerahan, gatal, bahkan muncul lepuhan kecil yang terasa perih.

Meski terlihat ringan, kulit melepuh akibat alergi tidak boleh diabaikan.

Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa memicu infeksi, peradangan serius, atau meninggalkan bekas pada kulit.

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo: 43 Juta Warga Telah Nikmati Cek Kesehatan Gratis

Mengapa Alergi Bisa Menyebabkan Kulit Melepuh?

Menurut para ahli dermatologi, reaksi alergi terjadi saat tubuh salah menilai zat tertentu sebagai ancaman.

Sistem imun kemudian melepaskan zat kimia bernama histamin, yang memicu peradangan dan iritasi pada lapisan kulit.

Akibatnya, timbul rasa gatal, panas, dan lepuhan berisi cairan.

Respons ini dapat muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah terpapar zat pemicu alergi.

Beragam Penyebab Kulit Melepuh Akibat Alergi

1. Makanan dan Minuman

Beberapa jenis makanan seperti seafood, telur, susu, kacang, atau gandum dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang dengan sistem imun sensitif.

Tubuh yang tidak mampu menerima protein tertentu akan bereaksi dengan ruam, lepuhan, dan rasa gatal setelah konsumsi makanan tersebut.

2. Obat-obatan

Alergi obat merupakan penyebab umum lain dari kulit melepuh.

Obat seperti antibiotik, antikejang, antihistamin, atau pereda nyeri bisa memicu reaksi imun berlebihan.

Gejalanya dapat berupa kulit merah, gatal, bengkak, bahkan lepuh di beberapa bagian tubuh.

3. Produk Perawatan Kulit dan Kosmetik

Sabun, sampo, losion, deterjen, atau kosmetik dengan bahan kimia tertentu seperti pewangi, pengawet, dan alkohol dapat menimbulkan iritasi.

Biasanya, lepuhan muncul di area yang langsung terkena produk tersebut, seperti wajah, tangan, atau leher.

4. Sengatan atau Gigitan Serangga

Bagi sebagian orang, gigitan serangga seperti lebah, nyamuk, atau tawon bisa memicu alergi yang cukup berat.

Reaksi imun terhadap racun serangga menyebabkan kulit bengkak, kemerahan, dan kadang melepuh di area gigitan.

5. Alergi Lingkungan

Debu, serbuk sari bunga, hingga bulu hewan juga dapat menimbulkan reaksi alergi kulit.

Paparan partikel tersebut memicu pelepasan histamin sehingga menyebabkan kulit memerah, terasa panas, dan muncul lepuhan kecil.

6. Suhu Ekstrem

Paparan suhu terlalu panas atau dingin juga bisa menjadi pemicu.

Misalnya, terkena air panas, sinar matahari berlebih, atau udara dingin ekstrem.

Perubahan suhu drastis dapat menyebabkan kulit sensitif melepuh akibat pelepasan histamin berlebihan.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Duduk Teralu Lama: Kenali Dampak dan Cara Mengatasinya!

Cara Tepat Mengatasi Kulit Melepuh Akibat Alergi

  1. Kenali dan Hindari Pemicu Alergi
    Catat makanan, produk, atau kondisi lingkungan yang memicu reaksi agar mudah dihindari ke depannya.

  2. Bersihkan Area yang Teriritasi
    Gunakan sabun lembut tanpa parfum atau alkohol.

    Hindari menggosok kulit terlalu keras.

  3. Kompres Dingin
    Tempelkan kain lembap atau es batu yang dibungkus handuk selama 10–15 menit untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal.

  4. Gunakan Pelembap Hipoalergenik
    Pilih produk tanpa pewangi dan non-komedogenik agar kulit tetap lembap tanpa memperparah iritasi.

  5. Hindari Menggaruk Lepuhan
    Menggaruk hanya memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko infeksi atau meninggalkan bekas luka.

  6. Konsumsi Antihistamin Sesuai Anjuran Dokter
    Obat seperti cetirizine atau loratadine dapat membantu meredakan gatal, namun penggunaannya harus sesuai resep.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter jika lepuhan tidak kunjung sembuh, bertambah parah, atau disertai gejala seperti:

Gejala tersebut bisa menjadi tanda reaksi alergi berat (anafilaksis) atau infeksi kulit yang memerlukan penanganan medis segera.

 

 

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#alergi kulit #alergi makanan #Perawatan kulit #kesehatan kulit #kulit melepuh #alergi kosmetik