TRENGGALEK - Bangun tidur dengan rasa kaku di leher adalah kondisi yang sering dialami banyak orang.
Meski bukan masalah serius, keadaan ini dapat mengganggu aktivitas harian, mulai dari kesulitan menoleh hingga rasa tidak nyaman saat bekerja.
Leher yang tiba-tiba kaku umumnya dipengaruhi oleh posisi tidur yang kurang tepat, stres, kelelahan otot, atau penggunaan bantal yang tidak sesuai.
Kondisi ini juga dapat dipicu oleh kebiasaan sehari-hari seperti terlalu lama menatap gawai atau duduk tanpa perubahan posisi.
Agar aktivitas tidak terganggu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan kaku leher tanpa menimbulkan rasa sakit.
Baca Juga: Waspada, Berikut Daftar Makanan Tinggi Garam yang Bisa Picu Hipertensi
1. Kompres Hangat untuk Mengendurkan Otot
Memberikan kompres hangat ke area leher merupakan cara sederhana yang membantu melancarkan aliran darah.
Suhu hangat membantu otot yang tegang menjadi lebih rileks sehingga rasa kaku berangsur hilang.
Cukup tempelkan handuk hangat atau bantalan pemanas selama 10–15 menit.
Cara ini dapat dilakukan 2–3 kali sehari hingga kondisi membaik.
Baca Juga: 5 Manfaat Tenis Meja untuk Kesehatan Tubuh dan Mental, Olahraga Murah yang Cocok untuk Semua Usia
2. Lakukan Peregangan Ringan
Gerakan peregangan sederhana dapat membantu mengurangi kekakuan otot.
Namun, lakukan secara perlahan dan hindari memaksakan gerakan hingga menimbulkan nyeri.
Beberapa gerakan yang dapat dicoba antara lain:
- Menoleh perlahan ke kanan dan kiri
- Menundukkan kepala hingga mendekati dada
- Miringkan kepala ke kanan dan kiri hingga otot terasa lebih rileks
- Setiap gerakan cukup dilakukan selama 10–15 detik.
Baca Juga: Waspadai Penyakit Komplikasi: Penyebab, Jenis, dan Cara Efektif Mencegahnya
3. Hindari Memijat Terlalu Kuat
Banyak orang tergoda untuk langsung memijat leher yang kaku.
Namun memijat secara kasar justru dapat memperburuk kondisi.
Bila ingin memijat, lakukan dengan tekanan ringan dan fokus pada area otot yang terasa tegang.
Apabila rasa nyeri bertambah, segera hentikan pemijatan.
Baca Juga: Gangguan Ginjal di Trenggalek Mulai Incar Usia Muda, Jarang Minum Air Putih jadi Salah Satu Penyebab
4. Perhatikan Posisi Tidur dan Jenis Bantal
Leher yang kaku sering kali berkaitan dengan posisi tidur dan jenis bantal yang digunakan.
Untuk mengurangi risiko kekakuan, pastikan:
- Tinggi bantal tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah
- Bantal cukup menopang lekukan alami leher
- Posisi tidur tidak menekan leher terlalu lama
Mengganti bantal dengan jenis memory foam atau bantal yang menopang postur dapat menjadi solusi jangka panjang.
Baca Juga: Uban Tak Hanya di Usia Senja, Bisa Muncul di Usia Remaja, Kenali Penyebabnya
5. Istirahatkan Leher dari Aktivitas Berat
Setelah mengalami kekakuan, otot leher butuh waktu untuk pulih.
Hindari aktivitas yang menambah beban pada leher, seperti mengangkat barang berat, menatap gawai terlalu lama, atau duduk tanpa sandaran.
Memberikan waktu istirahat yang cukup dapat membantu pemulihan lebih cepat.
Baca Juga: 6 Dampak Remaja yang Sering Dimarahi dan Cara Mengatasinya
6. Gunakan Aromaterapi atau Salep Hangat
Beberapa orang merasa terbantu dengan penggunaan minyak aromaterapi seperti lavender atau peppermint.
Selain memberikan efek relaksasi, aromaterapi dapat membantu meredakan ketegangan otot.
Pilihan lain adalah mengoleskan salep hangat yang aman digunakan untuk otot, namun pastikan tidak berlebihan untuk menghindari iritasi.
Baca Juga: 8 Manfaat Air Kunyit untuk Wanita, Banyak yang Belum Diketahui
7. Ketahui Kapan Harus Beristirahat Lebih Lama
Meskipun leher kaku biasanya pulih dalam 1–2 hari, sebaiknya istirahat lebih banyak bila masih terasa nyeri.
Menunda aktivitas yang terlalu membebani leher dapat mencegah rasa kaku bertambah parah.
Baca Juga: Ide Menu Diet Sehat 7 Hari untuk Pemula
Pencegahan agar Leher Tidak Kaku Lagi
Mencegah lebih baik daripada mengobati.
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan:
- Atur jam penggunaan gawai agar tidak terlalu lama menunduk
- Gunakan kursi dengan sandaran yang baik
- Hindari tidur dengan posisi tengkurap
- Regangkan leher setiap beberapa jam, terutama bagi pekerja kantoran
- Gunakan bantal yang sesuai dengan bentuk tubuh
Dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari, risiko leher kaku dapat dikurangi secara signifikan. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah