TRENGGALEK – Jahe emprit dikenal sebagai salah satu jenis jahe lokal yang memiliki ukuran lebih kecil dibanding jahe gajah, namun soal rasa dan khasiat, tanaman herbal ini justru jauh lebih kuat.
Aromanya tajam, rasanya lebih pedas, dan kandungan gingerol serta shogaol di dalamnya membuat jahe emprit banyak dipilih sebagai bahan pengobatan tradisional untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, masyarakat semakin melirik kembali rempah-rempah herbal yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun pekarangan rumah.
Salah satunya adalah jahe emprit yang populer sebagai bahan jamu, minuman hangat, hingga campuran makanan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran.
Manfaat Jahe Emprit untuk Kesehatan
Berikut sejumlah manfaat jahe emprit yang dipercaya baik untuk kesehatan tubuh:
1. Menghangatkan tubuh
Sifat pedas alami dari jahe emprit mampu merangsang peningkatan suhu tubuh.
Efek hangat yang muncul membuat rempah ini cocok dikonsumsi saat cuaca dingin atau ketika tubuh terasa kurang fit.
2. Mengurangi mual dan masuk angin
Kandungan antiinflamasi serta efek menenangkan pada sistem pencernaan membantu meredakan mual, termasuk mual karena mabuk perjalanan.
Jahe emprit juga kerap diandalkan untuk meredakan gejala masuk angin dan perut tidak nyaman.
Baca Juga: Urolog Ungkap 4 Minuman Sehari-hari yang Diam-Diam Berisiko Buruk untuk Ginjal
3. Meredakan nyeri otot dan pegal
Gingerol dalam jahe emprit berperan sebagai antiperadangan alami yang membantu mengurangi keluhan nyeri otot dan pegal-pegal setelah aktivitas berat.
4. Melancarkan pencernaan
Kandungan aktif di dalamnya dapat meningkatkan produksi enzim pencernaan dan membantu pergerakan usus.
Dengan begitu, keluhan perut kembung dan sistem pencernaan yang lambat bisa diminimalkan.
5. Mengurangi nyeri haid
Efek antinyeri dan antiperadangan pada jahe emprit membantu meredakan kram perut saat menstruasi.
Minuman jahe hangat sering menjadi pilihan banyak wanita untuk membantu tubuh terasa lebih rileks.
6. Menjaga daya tahan tubuh
Tingginya kandungan antioksidan membuat jahe emprit bermanfaat melindungi sel tubuh dari kerusakan dan memperkuat sistem imun.
Konsumsi secara rutin dapat membantu tubuh tidak mudah terserang flu dan batuk.
7. Menurunkan kadar kolesterol jahat
Sejumlah penelitian mencatat bahwa jahe dapat membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam darah melalui mekanisme pemrosesan lemak yang lebih efisien.
Hal ini membuat risiko penyumbatan pembuluh darah dan gangguan jantung dapat ditekan.
Cara Aman Mengonsumsi Jahe Emprit
Supaya manfaat yang didapat optimal dan aman, perhatikan tips berikut:
Konsumsi jahe dalam bentuk irisan segar atau diseduh dalam teh dan minuman herbal
Bisa dijadikan campuran jamu seperti wedang jahe atau beras kencur.
Batasi konsumsi harian 2 sampai 4 gram jahe segar.
Jika memiliki riwayat sakit lambung, radang usus, atau sedang hamil, konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi secara rutin.
Waspadai Efek Samping
Konsumsi berlebihan dapat memicu sensasi panas di lambung, diare, mulas, hingga reaksi alergi pada sebagian orang.
Mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah juga perlu berhati-hati karena jahe dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah