Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Dari CKG di Trenggalek Diketahui Kesadaran Warga Akan Kesehatan Tubuh Masih Rendah

Fatra Aditya • Sabtu, 17 Januari 2026 | 07:05 WIB
EFEKTIF : Petugas kesehatan sedang memeriksa para pasien dalam cek kesehatan gratis. Mayoritas masyarakat mengalami penyakit hipertensi dan diabetes melitus
EFEKTIF : Petugas kesehatan sedang memeriksa para pasien dalam cek kesehatan gratis. Mayoritas masyarakat mengalami penyakit hipertensi dan diabetes melitus

TRENGGALEK – Program cek kesehatan gratis (CKG) di Trenggalek hadir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan menjaga kesehatan seluruh anggota tubuh.

Program CKG di Trenggalek tersebut mencakup berbagai aspek pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya.

Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya masyarakat Trenggalek akan pentingnya memeriksakan kondisi kesehatan tubuhnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kabupaten Trenggalek Sulastri mendorong masyarakat untuk lebih aktif memeriksakan diri meskipun tidak dalam keadaan sakit. 

Dia mengatakan jangan sampai masyarakat memeriksakan diri jika sudah merasa sakit.

“Sehat itu terukur. Nggak boleh ngomong, nge-branding dirinya sendiri sehat, Saya merasa sehat, itu hanya sebagian perasaan saja, harus yang berkompeten yang menyatakan” ujarnya.

Sulastri menyebut program tersebut menyasar berbagai kelompok usia.

Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan menyeluruh sesuai kebutuhan masing-masing.

Meski demikian, tidak seluruh jenis pemeriksaan dapat diberikan kepada semua kalangan.

Terkadang diperlukan penyesuaian layanan berdasarkan kelompok usia dan kondisi seseorang.

“Cek kesehatan gratis sendiri dari atas ke bawah, tapi tidak semua orang atau semua kelompok umur sama pemeriksaannya,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga menuturkan tantangan utama dalam pelaksanaan program CKG.

Dia mengatakan sulit untuk menemukan peserta CKG pada kelompok usia produktif.

Sulastri menyebut banyak dari kalangan usia produktif tersebut menyatakan bahwa tidak sempat untuk memeriksakan kesehatannya karena keseibukannya untuk bekerja.

“Kesulitan kita yang utama adalah pada usia produktif, kalau usia produktif lagi kerja, mereka pasti mengatakan, saya kerja bu tidak sempat bu buat periksa,” katanya.

Dia juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat. Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan rutin.

Sulastri mengatakan banyak orang tidak pernah tahu kondisinya kesehatannya.

“Banyak orang nggak pernah tahu kondisinya, tau-tau saja kondisinya sakit, tensinya tinggi, gulanya tinggi, kolestrolnya tinggi,” ungkapnya.

“Percaya diri boleh, tapi juga harus ada yang punya kompetensi untuk memastikan,” pungkasnya. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Program CKG #trenggalek