Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kanker payudara dan Kanker Serviks Jadi Temuan Terbanyak di Trenggalek Sampai Saat Ini

Fatra Aditya • Kamis, 5 Februari 2026 | 10:05 WIB
Kepala Dinkes Trenggalek, dr Sunarto jelaskan belum ada laporan Covid-19 di wilayahnya.
Kepala Dinkes Trenggalek, dr Sunarto jelaskan belum ada laporan Covid-19 di wilayahnya.

TRENGGALEK - Kasus kanker di Kabupaten Trenggalek masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama karena tingginya temuan kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks) di masyarakat.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Trenggalek mencatat tren kasus kanker yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, baik dari sisi pencegahan maupun pengobatan.

Kepala Dinkesdalduk KB Trenggalek, dr. Sunarto, menyampaikan bahwa berdasarkan data E-Link tahun 2025, kanker payudara menjadi jenis kanker dengan jumlah penderita terbanyak di Trenggalek.

Total terdapat 819 penderita kanker payudara, dengan rincian diagnosis ICD-10 meliputi C50 Malignant neoplasm of breast sebanyak 552 orang, C50.9 Malignant neoplasm of breast unspecified sebanyak 204 orang, serta C50.0 Malignant neoplasm of nipple and areola sebanyak 39 orang.

Selain kanker payudara, kanker serviks turut menjadi perhatian. Data menunjukkan terdapat 171 kasus kanker serviks dengan diagnosis ICD-10 C53 Malignant neoplasm of cervix uteri.

Sebaran kasus tersebut meliputi C53.9 Malignant neoplasm of cervix uteri unspecified sebanyak 88 orang, Malignant neoplasm of cervix uteri sebanyak 65 orang, dan Malignant neoplasm of endocervix sebanyak 18 orang.

Dr. Sunarto menjelaskan kanker merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh dan dapat menyerang berbagai organ dan terbagi dalam beberapa stadium, mulai dari stadium 0 hingga stadium IV.

Stadium awal, yakni stadium 0 hingga II, umumnya masih terbatas pada satu lokasi, sedangkan stadium lanjut, stadium III dan IV, menunjukkan penyebaran ke jaringan sekitar atau organ lain.

Sebagai upaya penanganan, Dinkesdalduk KB Trenggalek bersama puskesmas dan RSUD dr. Soedomo terus mengoptimalkan deteksi dini dan sosialisasi kepada masyarakat.

Pemeriksaan payudara klinis serta layanan spesialistik berupa pemeriksaan HPV-DNA gratis di beberapa puskesmas telah disediakan sebagai langkah pencegahan kanker serviks.

Selain itu, pemerintah daerah juga memfasilitasi bantuan sosial berupa dukungan operasional dan pembiayaan pengobatan bagi pasien kanker yang tidak mampu, termasuk anak dan perempuan penderita penyakit berat, sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan kesehatan masyarakat. (tra)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Kanker serviks (leher rahim) #penyintas kanker #kesehatan #kanker serviks #kanker #kanker payudara #hari kanker anak sedunia #trenggalek #Penanganan Kanker