Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Ramuan Herbal Alami untuk Nyeri Sendi dari Jahe, Kunyit, hingga Kencur, Diklaim Ampuh Redakan Sakit Seluruh Tubuh

Muhammad Rusdian Nuzula • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:35 WIB

Ramuan herbal alami untuk nyeri sendi dari jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas diklaim ampuh redakan pegal dan sakit tubuh.
Ramuan herbal alami untuk nyeri sendi dari jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas diklaim ampuh redakan pegal dan sakit tubuh.

Radar Trenggalek – Ramuan herbal alami untuk nyeri sendi kembali menjadi perbincangan setelah sebuah video di YouTube membagikan resep tradisional berbahan rempah yang diklaim mampu meredakan pegal dan nyeri di seluruh tubuh.

Minuman herbal ini memanfaatkan bahan-bahan dapur yang mudah ditemukan dan telah lama digunakan sebagai obat tradisional.

Dalam video tersebut, kreator menjelaskan bahwa ramuan ini berasal dari resep turun-temurun di kampung halaman ibunya.

Selain dipercaya mampu meredakan nyeri sendi, ramuan herbal alami untuk nyeri sendi ini juga diklaim memiliki berbagai manfaat kesehatan lainnya, seperti membantu menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung, hingga menstabilkan tekanan darah.

Popularitas ramuan herbal alami untuk nyeri sendi ini tidak lepas dari meningkatnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami yang dianggap lebih minim efek samping dibanding obat kimia, selama dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Baca Juga: 8 Manfaat Makan Bawang Putih Setiap Hari yang Jarang Disadari, dari Tingkatkan Imun hingga Cegah Alzheimer

Bahan Utama Ramuan Herbal

Resep minuman herbal ini menggunakan kombinasi beberapa jenis rimpang dan rempah yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik alami. Bahan utama yang digunakan antara lain jahe merah (atau jahe biasa), kunyit, lengkuas, dan kencur.

Jahe dan kunyit diketahui mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan kurkumin yang berperan dalam mengurangi peradangan serta meredakan nyeri.

Sementara itu, lengkuas dan kencur kerap dimanfaatkan dalam jamu tradisional karena memiliki efek menghangatkan tubuh dan membantu melancarkan peredaran darah.

Sebagai pelengkap, digunakan pula biji ketumbar yang telah dicuci bersih. Ketumbar dikenal memiliki manfaat untuk membantu mengurangi nyeri sendi serta mendukung kesehatan pencernaan.

Baca Juga: Asam Lambung Sering Kambuh ? Dokter Ungkap Ramuan Madu dan Tripang yang Diklaim Pulihkan Pencernaan dalam 14 Hari

Cara Membuat Ramuan Herbal Alami

Proses pembuatan ramuan herbal alami untuk nyeri sendi ini terbilang sederhana. Seluruh rimpang yang telah dicuci bersih dipotong kecil-kecil, kemudian diblender dengan sekitar 500 mililiter air hingga halus.

Setelah itu, hasil blender dituangkan ke dalam panci. Tambahkan sisa air hingga total mencapai kurang lebih 1.500 mililiter. Campuran kemudian direbus hingga mendidih.

Ketika air sudah mendidih, masukkan biji ketumbar, lalu rebus kembali selama 10–15 menit dengan api sedang dan panci dalam kondisi tertutup. Setelah selesai, ramuan disaring untuk memisahkan ampas, lalu didiamkan hingga hangat sebelum dikonsumsi.

Khasiat yang Diklaim

Selain meredakan nyeri sendi dan pegal di seluruh tubuh, ramuan herbal ini diklaim memiliki sejumlah manfaat lain. Di antaranya membantu menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan jantung, menurunkan kadar gula darah, serta membantu mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi.

Kandungan antioksidan dalam rempah-rempah juga dipercaya mampu membantu tubuh melawan radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.

Cara Konsumsi dan Penyimpanan

Ramuan herbal ini dapat disimpan sebagai stok untuk dua hari. Simpan minuman dalam botol tertutup dan masukkan ke dalam lemari es. Saat akan diminum, keluarkan terlebih dahulu dan biarkan hingga mencapai suhu ruang.

Untuk menambah cita rasa sekaligus manfaat, perasan jeruk nipis, lemon, atau jeruk limau dapat ditambahkan sebelum diminum. Bagi yang tidak memiliki riwayat asam urat atau diabetes, boleh menambahkan gula merah secukupnya saat proses perebusan.

Sementara bagi penderita diabetes atau asam urat, disarankan menggunakan madu sebagai pemanis alami, sekitar satu hingga dua sendok teh.

Waktu konsumsi yang dianjurkan adalah sebelum sarapan, 30 menit setelah sarapan, serta pada malam hari sebelum makan.

Tetap Perhatikan Kondisi Kesehatan

Meski menggunakan bahan alami, masyarakat tetap diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Bagi yang memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat dari dokter, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum rutin mengonsumsi ramuan herbal ini.

Dengan bahan sederhana dan proses pembuatan yang mudah, ramuan herbal alami untuk nyeri sendi ini menjadi salah satu alternatif yang patut dicoba bagi masyarakat yang ingin meredakan nyeri sendi secara alami.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#obat alami #Kesehatan Alami #jamu tradisional #nyeri sendi #ramuan herbal