Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Makanan Berbuka Puasa Sehat yang Dianjurkan Dokter, Urutan Konsumsi hingga Menu Lengkap agar Tubuh Tetap Bugar

Eka Putri Wahyuni • Rabu, 18 Februari 2026 | 13:55 WIB
Makanan berbuka puasa sehat perlu urutan tepat. Simak rekomendasi menu dan tips agar tubuh tetap bugar setelah puasa.
Makanan berbuka puasa sehat perlu urutan tepat. Simak rekomendasi menu dan tips agar tubuh tetap bugar setelah puasa.

JAKARTA – Memilih makanan berbuka puasa sehat menjadi langkah penting agar tubuh tetap bugar setelah seharian menahan lapar dan haus. 

Banyak orang masih bingung apakah boleh langsung makan gorengan, minum minuman manis, atau justru perlu mengikuti urutan tertentu saat berbuka.

Menurut penjelasan tenaga medis dalam sebuah edukasi kesehatan, konsep makanan berbuka puasa sehat sebenarnya sederhana, yakni mengembalikan cairan tubuh terlebih dahulu, kemudian memenuhi kebutuhan nutrisi secara bertahap. 

Pola ini berlaku baik bagi mereka yang berpuasa karena alasan kesehatan, menurunkan berat badan, maupun ibadah.

Kesalahan yang sering terjadi adalah langsung mengonsumsi makanan tinggi gula atau lemak saat berbuka. 

Padahal, pola tersebut justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan membuat tubuh lebih cepat lemas. 

Karena itu, memahami urutan makanan berbuka puasa sehat sangat penting untuk menjaga metabolisme tetap stabil.

Hidrasi Jadi Langkah Pertama

Langkah awal dalam pola makanan berbuka puasa sehat adalah mengganti cairan tubuh. 

Setelah berpuasa 12 hingga 16 jam, tubuh umumnya mengalami dehidrasi ringan. 

Oleh sebab itu, minum air mineral menjadi pilihan terbaik sebelum mengonsumsi makanan lain.

Air membantu tubuh mempersiapkan sistem pencernaan dan metabolisme. 

Disarankan minum secara perlahan, tidak langsung dalam jumlah banyak, agar lambung tidak kaget. 

Selain itu, air dengan suhu ruang lebih dianjurkan dibandingkan air es karena tubuh tidak perlu bekerja ekstra menyesuaikan suhu.

Konsumsi Buah sebagai Sumber Energi Awal

Setelah kebutuhan cairan terpenuhi, langkah berikutnya adalah mengonsumsi buah segar. 

Buah mengandung air, serat, vitamin, serta gula alami yang membantu mengembalikan energi secara bertahap.

Kurma sering menjadi pilihan karena kandungan serat dan gulanya yang alami. 

Buah lain seperti pisang, pepaya, atau semangka juga bisa menjadi alternatif. 

Yang perlu dihindari adalah buah yang diolah dengan tambahan gula berlebih atau digoreng.

Sayuran untuk Lengkapi Nutrisi

Sayuran menjadi bagian penting dari makanan berbuka puasa sehat karena kaya vitamin, mineral, dan fitonutrisi.

Konsumsi sayur membantu memenuhi kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi selama berpuasa.

Disarankan mengonsumsi beragam jenis sayuran dengan warna berbeda agar nutrisi yang diperoleh lebih lengkap. Sayuran dapat disajikan dalam bentuk tumis ringan, sup, atau lalapan.

Karbohidrat sebagai Sumber Energi Utama. Pilih Karbohidrat Secara Bijak

Karbohidrat tetap dibutuhkan sebagai sumber energi utama. Pilih sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, ubi, atau jagung. 

Bagi yang ingin lebih sehat, nasi merah atau kombinasi dengan nasi putih bisa menjadi pilihan.

Karbohidrat kompleks membantu menjaga energi lebih stabil dan mencegah rasa lapar berlebihan setelah berbuka.

Protein untuk Menjaga Massa Otot. Sumber Protein Rendah Lemak

Protein penting untuk memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga massa otot. 

Sumber protein dapat diperoleh dari ikan, telur, ayam tanpa kulit, atau daging tanpa lemak.

Bagi vegetarian, protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tahu, tempe, atau susu nabati. Mengonsumsi protein saat berbuka membantu tubuh pulih setelah berpuasa.

Makanan Berbuka Puasa Sehat yang Dianjurkan Dokter, Urutan Konsumsi hingga Menu Lengkap agar Tubuh Tetap Bugar

Tiga Tips Penting agar Berbuka Lebih Sehat

Selain memilih makanan, ada beberapa kebiasaan yang perlu diperhatikan agar pola makan tetap sehat.

Pertama, hindari makan berlebihan. 

Rasa lapar setelah puasa sering membuat seseorang makan terlalu banyak, padahal hal ini dapat membebani sistem pencernaan.

Kedua, kurangi makanan tinggi gula, garam, dan lemak seperti gorengan atau minuman manis berlebihan. 

Makanan tersebut memang menggoda, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan.

Ketiga, jangan langsung tidur setelah makan. 

Kebiasaan ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti refluks asam lambung.

Pola Bertahap Kunci Tubuh Tetap Bugar

Dengan mengikuti urutan makanan berbuka puasa sehat mulai dari hidrasi, buah, sayur, karbohidrat, hingga protein, tubuh dapat beradaptasi lebih baik setelah berpuasa. 

Pola ini membantu menjaga energi, mencegah lonjakan gula darah, serta mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Memilih makanan yang tepat saat berbuka bukan hanya soal menghilangkan lapar, tetapi juga memastikan tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang seimbang. 

Dengan kebiasaan yang benar, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan menyehatkan.

 

Editor : Eka Putri Wahyuni
#Strategi puasa #pola makan sehat saat ramadan #tips puasa #pola makan sehat #berbuka sehat #Puasa ramadhan #hikmah menyambut ramadhan #waktu berbuka #makna bulan ramadhan #doa menjelang puasa ramadhan