Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Ternyata Banyak, Dokter Ungkap Cara Aman Memulai agar Hasil Maksimal

Eka Putri Wahyuni • Rabu, 18 Februari 2026 | 14:00 WIB
Manfaat puasa bagi kesehatan ternyata luas. Simak penjelasan dokter tentang manfaat puasa dan tips aman memulainya.
Manfaat puasa bagi kesehatan ternyata luas. Simak penjelasan dokter tentang manfaat puasa dan tips aman memulainya.

JAKARTA - Manfaat puasa untuk kesehatan kembali menjadi sorotan setelah seorang dokter memaparkan bahwa perubahan pola makan melalui puasa dapat memberikan dampak positif bagi tubuh jika dilakukan dengan cara yang tepat.

Selain berkaitan dengan aspek spiritual, manfaat puasa juga terbukti secara ilmiah membantu menjaga keseimbangan metabolisme dan kesehatan pencernaan.

Dalam penjelasannya, dokter menyebut puasa pada dasarnya adalah perubahan pola makan, yakni adanya periode tertentu di mana seseorang tidak mengonsumsi makanan atau minuman. 

Konsep ini sebenarnya bukan hal baru, karena praktik puasa sudah dilakukan selama ribuan tahun di berbagai negara dengan tujuan beragam, mulai dari alasan agama, diet, hingga kesehatan.

Manfaat puasa tidak hanya sebatas menahan lapar, tetapi juga berkaitan dengan proses pemulihan tubuh. 

Karena itu, memahami cara menjalankannya dengan benar menjadi kunci agar manfaat puasa bisa dirasakan secara optimal.

Manfaat Puasa bagi Tubuh

Puasa memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang cukup luas. Salah satu yang paling sering dirasakan adalah membantu memperbaiki gangguan pencernaan. 

Pada beberapa kasus, keluhan seperti maag justru bisa membaik ketika pola makan lebih teratur melalui puasa.

Selain itu, puasa juga berperan dalam mengontrol berat badan. 

Dengan pengaturan waktu makan, tubuh memiliki kesempatan untuk mengatur kembali proses metabolisme sehingga pembakaran energi menjadi lebih efisien. 

Tidak hanya itu, penelitian di berbagai negara juga menunjukkan bahwa puasa berpotensi membantu menurunkan risiko penyakit tertentu, termasuk gangguan pencernaan kronis.

Namun, manfaat tersebut tidak akan maksimal jika pola makan saat berbuka tidak diperhatikan. 

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh atau junk food secara berlebihan justru dapat mengurangi efek positif puasa. Oleh karena itu, disarankan memilih makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, protein, dan lemak sehat.

Jenis Puasa yang Umum Dilakukan

Ada berbagai jenis puasa yang dikenal di dunia. Salah satu yang populer adalah intermittent fasting, yaitu pola puasa dengan siklus waktu tertentu, misalnya 12 hingga 18 jam.

Metode ini cukup banyak dipilih karena dinilai fleksibel dan mudah disesuaikan dengan rutinitas harian.

Selain itu, ada juga pola warrior diet, yakni konsumsi buah dan sayur dalam porsi kecil pada siang hari, lalu makan utama pada sore hari dengan kandungan protein tinggi dan karbohidrat rendah. 

Meski demikian, setiap metode memiliki karakteristik berbeda sehingga tidak semua orang cocok dengan pola yang sama.

Karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan dianjurkan sebelum memulai, terutama bagi pemula atau mereka yang memiliki kondisi medis tertentu.

Cara Aman Memulai Puasa

Bagi pemula, ada beberapa langkah penting agar puasa berjalan aman dan nyaman. 

Pertama, tentukan jenis puasa yang ingin dijalani dan mulailah dari durasi pendek, misalnya 12 jam. 

Hal ini membantu tubuh beradaptasi secara bertahap.

Kedua, tentukan tujuan berpuasa. 

Menuliskan tujuan, baik untuk kesehatan, diet, maupun alasan spiritual, dapat membantu menjaga konsistensi. 

Cara sederhana seperti menempelkan catatan di tempat yang sering dilihat bisa menjadi pengingat efektif.

Ketiga, rencanakan menu makanan saat waktu makan tiba. Perencanaan ini penting agar asupan nutrisi tetap terpenuhi dan tidak asal memilih makanan.

Keempat, dengarkan kondisi tubuh. 

Jika muncul gejala seperti pusing, keringat dingin, atau lemas berlebihan, sebaiknya segera mengakhiri puasa dan mengonsumsi makanan. 

Hal ini penting untuk mencegah kondisi seperti hipoglikemia atau kekurangan energi.

Kunci Mendapatkan Manfaat Puasa Maksimal

Intinya, puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga proses mengatur pola makan, pikiran, dan gaya hidup. Dengan perencanaan yang baik serta pemilihan makanan bergizi, manfaat puasa bisa dirasakan lebih optimal, baik untuk kesehatan fisik maupun keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Puasa yang dilakukan dengan benar tidak hanya membantu menjaga berat badan, tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap pola hidup sehat. 

Karena itu, penting untuk menjalankannya secara bertahap dan sesuai kondisi masing-masing individu.

 

Editor : Eka Putri Wahyuni
#Strategi puasa #manfaat puasa untuk kesehatan fisik #pola makan sehat saat ramadan #tips puasa #pola makan sehat #manfaat puasa untuk kesehatan jiwa #Puasa ramadhan #manfaat puasa bagi otak #doa menjelang puasa ramadhan