Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

9 Tanaman Liar Berkhasiat untuk Kesehatan, dari Anting-Anting hingga Babadotan: Sering Dianggap Gulma Tapi Penuh Manfaat

Fadhilah • Kamis, 2 April 2026 | 19:05 WIB
Tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan seperti anting-anting hingga babadotan punya manfaat besar, tapi perlu konsumsi bijak.
Tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan seperti anting-anting hingga babadotan punya manfaat besar, tapi perlu konsumsi bijak.

TRENGGALEK NJENGGELEK - Tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan kerap kali tumbuh di sekitar kita tanpa disadari manfaatnya. Banyak di antaranya bahkan dianggap sebagai gulma dan sering dibuang begitu saja. Padahal, sejumlah tanaman liar ini telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat.

Tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan ini mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berperan penting bagi tubuh. Dari membantu meredakan peradangan hingga meningkatkan daya tahan tubuh, manfaatnya tidak bisa dianggap remeh.

Melalui ulasan kanal YouTube Daunan, terdapat setidaknya sembilan tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan yang umum ditemukan di lingkungan sekitar, mulai dari pekarangan hingga area persawahan. Berikut ulasan lengkapnya.

Baca Juga: Motor Listrik Paling Unik Indonesia: Indomobil eMotor QT, Skutik Retro Ala Eropa dengan Fitur Canggih

Anting-Anting, Herbal Pahit dengan Khasiat Pernapasan

Tanaman anting-anting atau kucing-kucingan dikenal memiliki rasa pahit namun bersifat sejuk. Seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan, baik dalam kondisi segar maupun kering.

Kandungan flavonoid, alkaloid, hingga saponin membuat tanaman ini efektif membantu meredakan batuk dan gangguan pernapasan. Selain itu, sifat antibakterinya juga digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih dan mempercepat penyembuhan luka.

Suruhan hingga Jukut Pendul, Kaya Senyawa Aktif

Suruhan atau sirih Cina sering tumbuh di tanah lembap dan mudah ditemukan di pekarangan. Tanaman ini dikenal mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi berkat kandungan antioksidannya.

Sementara itu, jukut pendul atau rumput teki pendek memiliki manfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan perut kembung. Kandungan minyak atsiri dan flavonoidnya juga berperan sebagai antiinflamasi.

Baca Juga: Motor Listrik Paling Unik Indonesia 2026, Desain Futuristik dan Fitur Canggih yang Bikin Penasaran

Putri Malu, Sensitif tapi Punya Banyak Manfaat

Putri malu dikenal karena daunnya yang menutup saat disentuh. Di balik keunikannya, tanaman ini mengandung berbagai senyawa seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin.

Manfaatnya antara lain sebagai pereda nyeri, antioksidan, hingga membantu mengatasi insomnia. Beberapa penelitian awal juga menunjukkan potensi dalam mengontrol gula darah dan menjaga kesehatan hati.

Pegagan, Favorit untuk Daya Ingat dan Penyembuhan Luka

Pegagan menjadi salah satu tanaman herbal yang cukup populer. Tanaman ini kaya akan triterpenoid dan asiatikosida yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak.

Selain itu, pegagan juga membantu mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan sirkulasi darah. Biasanya dikonsumsi sebagai lalapan atau diolah menjadi minuman herbal.

Baca Juga: Indomobil eMotor QT, Motor Listrik Paling Unik Indonesia dengan Desain Retro Futuristik

Tapak Liman dan Semanggi, Kaya Antioksidan

Tapak liman dikenal memiliki kandungan elefantopin yang bersifat antiinflamasi dan bahkan berpotensi sebagai antikanker. Tanaman ini juga digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan gangguan hati.

Sementara itu, semanggi yang sering ditemukan di area berair mengandung beta karoten dan flavonoid tinggi. Tanaman ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan peradangan.

Meniran hingga Babadotan, Dukung Imunitas Tubuh

Meniran merupakan tanaman herbal yang sudah lama dikenal untuk meningkatkan sistem imun. Kandungan lignan dan flavonoidnya berfungsi melindungi hati serta membantu mengatasi infeksi.

Di sisi lain, babadotan memiliki manfaat dalam membantu menurunkan kadar gula darah serta melawan bakteri dan jamur. Namun, penggunaannya perlu dibatasi karena berpotensi toksik jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga: Indomobil eMotor QT, Motor Listrik Paling Unik Indonesia: Desain Klasik, Fitur Canggih, Cocok untuk Perkotaan

Perlu Konsultasi Sebelum Mengonsumsi

Meski tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan memiliki banyak manfaat, penggunaannya tidak boleh sembarangan. Beberapa tanaman dapat menimbulkan efek samping atau berinteraksi dengan obat tertentu.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis atau ahli herbal sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Pemanfaatan tanaman liar sebagai obat tradisional memang menjadi bagian dari kearifan lokal yang patut dilestarikan. Namun, pemahaman yang tepat tetap diperlukan agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Baca Juga: Motor Listrik Paling Unik Indonesia: Indomobil eMotor QT Hadir dengan Desain Klasik, Fitur Kekinian, dan Jarak Tempuh Mengesankan

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#tanaman liar berkhasiat untuk kesehatan #anting-anting #pegagan #babadotan #meniran