Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

21 Tanaman Liar yang Bisa Dimakan, dari Genjer hingga Kecombrang, Ternyata Kaya Gizi dan Mudah Ditemukan

Fadhilah • Kamis, 2 April 2026 | 20:10 WIB
21 tanaman liar yang bisa dimakan ternyata kaya gizi dan mudah ditemukan di sekitar. Ini daftar lengkap dan manfaatnya.
21 tanaman liar yang bisa dimakan ternyata kaya gizi dan mudah ditemukan di sekitar. Ini daftar lengkap dan manfaatnya.

TRENGGALEK NJENGGELEK - Tanaman liar yang bisa dimakan ternyata tidak hanya mudah ditemukan di sekitar lingkungan, tetapi juga menyimpan kandungan gizi yang tinggi. Mulai dari sawah, kebun, hingga pinggir jalan, berbagai jenis tanaman yang sering dianggap gulma justru bisa dimanfaatkan sebagai sumber pangan alami.

Fenomena tanaman liar yang bisa dimakan ini sebenarnya sudah lama dikenal masyarakat pedesaan di Indonesia. Namun, masih banyak orang yang belum menyadari potensi besar dari tanaman-tanaman tersebut. Padahal, sebagian di antaranya telah digunakan sebagai sayuran, lalapan, hingga bahan pengobatan tradisional.

Dalam sebuah ulasan terbaru, setidaknya terdapat 21 tanaman liar yang bisa dimakan dan mudah dijumpai di sekitar kita. Selain praktis, tanaman ini juga bisa menjadi alternatif pangan sehat dengan kandungan nutrisi yang tidak kalah dari sayuran budidaya.

Baca Juga: 7 Tanaman Liar Superfood Gratis, Kaya Protein dan Mineral, Bisa Gantikan Sayuran Mahal!

Tanaman Liar Kaya Nutrisi yang Sering Diabaikan

Salah satu tanaman liar yang cukup populer adalah genjer. Tanaman air ini banyak ditemukan di sawah atau rawa dan biasa diolah menjadi tumisan, pecel, atau sayur santan. Meski memiliki rasa sedikit pahit, genjer kaya akan serat, vitamin, dan mineral.

Selain itu, ada pegagan yang dikenal sebagai tanaman herbal. Daunnya bisa dimakan langsung sebagai lalapan atau diolah menjadi minuman herbal. Pegagan dipercaya dapat membantu meningkatkan daya ingat dan menjaga kesehatan tubuh.

Semanggi juga termasuk tanaman liar yang bisa dimakan dan bahkan menjadi makanan khas di beberapa daerah, seperti Surabaya. Biasanya semanggi disajikan dengan bumbu kacang kental yang gurih.

Tanaman lainnya adalah krokot yang sering tumbuh di tanah kosong. Meski dianggap gulma, krokot mengandung omega-3 yang cukup tinggi. Ada juga daun talas yang bisa diolah menjadi berbagai hidangan setelah melalui proses khusus untuk menghilangkan getahnya.

Buah dan Sayuran Liar yang Bisa Dikonsumsi

Ciplukan menjadi salah satu tanaman liar yang cukup dikenal karena buahnya yang manis dan segar. Buah ini biasanya dimakan langsung dan juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Takokak juga kerap dijadikan lalapan atau bahan sambal khas Sunda. Meski rasanya pahit, tanaman ini memberikan sensasi segar saat dikonsumsi bersama nasi hangat.

Paku sayur atau pakis hutan banyak tumbuh di daerah lembap. Pucuk mudanya sering dimasak menjadi tumisan atau sayur santan dengan tekstur renyah yang khas.

Selain itu, daun kelor semakin populer karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Tanaman ini bahkan disebut sebagai superfood alami karena kaya vitamin, mineral, dan antioksidan.

Baca Juga: Tanaman Liar di Sawah Bisa Jadi Makanan Bergizi Tinggi Gratis, Dari Genjer hingga Krokot yang Sering Diabaikan

Tanaman Tradisional dengan Manfaat Kesehatan

Bunga turi, daun singkong, dan bayam liar juga termasuk tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan sehari-hari. Ketiganya mudah ditemukan dan memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh.

Daun pepaya, meskipun pahit, banyak disukai karena dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan. Sementara itu, beluntas dikenal memiliki aroma khas dan sering dikonsumsi sebagai lalapan.

Ada pula daun katuk yang terkenal mampu membantu meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui. Kenikir dan kecombrang juga kerap digunakan dalam berbagai masakan tradisional karena aroma dan cita rasanya yang khas.

Menariknya, tanaman seperti dandelion yang sering tumbuh liar di padang rumput juga dapat dikonsumsi. Hampir seluruh bagian tanaman ini bisa dimakan, mulai dari daun hingga akarnya.

Perlu Kehati-hatian Sebelum Mengonsumsi

Meski banyak tanaman liar yang bisa dimakan, masyarakat tetap perlu berhati-hati. Tidak semua tanaman liar aman dikonsumsi karena beberapa memiliki kemiripan dengan tanaman beracun.

Penting untuk memastikan identifikasi tanaman secara tepat sebelum mengolahnya menjadi makanan. Jika ragu, sebaiknya tidak mengonsumsi tanaman tersebut demi menghindari risiko kesehatan.

Keberadaan tanaman liar yang bisa dimakan ini menjadi bukti bahwa alam menyediakan banyak sumber pangan alternatif. Dengan pengetahuan yang tepat, tanaman-tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan gizi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan pangan komersial.

Baca Juga: Tanaman Liar Bisa Dimakan di Kebun, Krokot hingga Daun Kelor Diolah Jadi Pecel, Rasanya Bikin Kaget!

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#genjer #tanaman liar yang bisa dimakan #tanaman herbal alami #daun kelor #pegagan