KOTA, Radar Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek terus memperkuat edukasi bagi calon pengantin (catin) muda yang juga sebagai bagian dari upaya pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga berkualitas.
Edukasi tersebut dilakukan melalui program-program pembinaan keluarga yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kabupaten Trenggalek, dr Bachtiar Ariffin mengatakan, pembinaan kepada pasangan muda aktif dilakukan secara rutin melalui pelayanan KB, aksi sosial, hingga program Kampung KB di sejumlah desa.
Baca Juga: Tekan DM, Gencar Skrining dan Edukasi
Menurut dia, pasangan muda yang akan menikah bakal diberikan pembekalan mengenai kesiapan membangun keluarga, kesehatan reproduksi, hingga perencanaan kehidupan rumah tangga.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung pengendalian penduduk secara berkelanjutan. “Catin muda itu nanti akan mendapatkan pembekalan bagaimana dalam membangun keluarga,” ujarnya.
Bachtiar menegaskan, pengendalian penduduk tidak sebatas penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga peningkatan kualitas keluarga. Maka, konsep Kampung KB saat ini lebih diarahkan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas.
“Kampung KB itu Kampung Keluarga Berkualitas, bukan Keluarga Berencana,” jelasnya.
Baca Juga: PMI Waspadai Kerugian Akibat Darah Expired
Dia menambahkan, pembinaan tersebut melibatkan banyak OPD karena berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat secara umum. Mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan ekonomi keluarga turut menjadi perhatian dalam program tersebut.
Melalui edukasi kepada pasangan muda, pemerintah berharap masyarakat lebih siap membangun keluarga sehat dan mandiri.
Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan berbagai persoalan kependudukan, seperti stunting, pernikahan usia dini, hingga tingginya angka kemiskinan keluarga. (tra/c1/din)
Editor : Isna Dzikirianti