Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Keluarga Berkualitas Sasaran Utama Program Kependudukan

Fatra Aditya • Senin, 29 Juni 2026 | 12:06 WIB
Dr.BACHTIAR ARIFIN. Dinkes PPKN Trenggalek. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
Dr.BACHTIAR ARIFIN. Dinkes PPKN Trenggalek. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek – Program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Trenggalek kini tidak lagi berfokus pada pengendalian jumlah penduduk semata.

Sekarang, pemerintah melalui dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan KB (dinkes PPKB) lebih menitikberatkan fokus pada upaya membangun keluarga yang berkualitas melalui peningkatan ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga.

Hal tersebut sejalan dengan perubahan arah kebijakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang menempatkan pembangunan keluarga sebagai sasaran utama.

Baca Juga: Fenomena Bediding Perlu Disiasati

Upaya tersebut mencakup pendampingan sejak masa pranikah, kehamilan, persalinan, hingga pengasuhan anak untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.

"Kalau dulu program KB difokuskan untuk pengendalian penduduk, sekarang kementeriannya menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sehingga fokusnya bergeser ke pembangunan keluarga yang berkualitas," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinkes PPKB Trenggalek, dr Bachtiar Arifin.

Kabupaten Trenggalek saat ini memiliki angka total fertility rate (TFR) sekitar 1,89 atau 1,9. Angka tersebut berada di bawah rata-rata nasional yang berada pada kisaran 2,1.

Kondisi itu menunjukkan pertumbuhan penduduk di daerah relatif terkendali sehingga program keluarga berencana kini lebih diarahkan pada upaya mempertahankan capaian yang telah ada.

Baca Juga: Tekan Diabetes Melitus, Dinkes Trenggalek Gencarkan Skrining dan Edukasi

Dalam pelaksanaannya, indikator keluarga berkualitas diukur melalui berbagai aspek. Ketenteraman keluarga dilihat dari kehidupan sosial dan spiritual, kemandirian diukur melalui kemampuan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar, sedangkan kebahagiaan tecermin dari keharmonisan keluarga dan tersedianya waktu berkualitas bersama anggota keluarga.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program Kampung Keluarga Berkualitas yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga di tingkat desa.

Program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui berbagai program tersebut, pembangunan keluarga diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

"Harapannya, keluarga memiliki ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan. Semakin tinggi indikator itu, semakin baik kualitas keluarganya," pungkasnya. (tra/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Program Keluarga Berencana #pembangunan keluarga diharapkan #indikator keluarga berkualitas #kabupaten trenggalek #dinkes ppkb