TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Dokter Ema Surya Pertiwi membeberkan deretan manfaat kencur untuk kesehatan tubuh yang terbukti efektif secara medis maupun pengobatan tradisional. Tanaman herbal yang populer di Asia Tenggara ini tidak hanya berguna untuk meredakan batuk dan menghaluskan suara, tetapi juga ampuh mengatasi peradangan hingga gangguan pencernaan.
Penjelasan mendalam mengenai manfaat kencur untuk kesehatan tersebut disampaikan oleh dr. Ema melalui kanal YouTube pribadinya. Ia menegaskan bahwa kandungan senyawa aktif dalam kencur memiliki peran besar untuk mendukung daya tahan tubuh serta membantu proses penyembuhan berbagai penyakit.
Mengatasi Peradangan Radang Tenggorokan dan Sendi
Senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan fenolik di dalam kencur bekerja efektif menghambat produksi sitokin proinflamasi yang menjadi pemicu utama inflamasi. Sifat antiinflamasi ini sangat bermanfaat untuk meredakan nyeri radang tenggorokan serta artritis atau radang sendi.
Masyarakat dapat mengolah kencur dengan cara merebus beberapa ruasnya bersama air untuk diminum dua kali sehari. Selain diminum, racikan salep dari campuran bubuk atau perasan air kencur dengan minyak kelapa dapat dioleskan langsung pada area tubuh yang mengalami peradangan.
Melawan Infeksi Bakteri dan Jamur Patogen
Kencur memiliki efek antimikroba kuat yang teruji efektif melawan berbagai mikroorganisme berbahaya. Penelitian menunjukkan ekstrak tanaman ini mampu melawan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta jamur Candida albicans.
Khasiat tersebut menjadikan kencur sangat berguna untuk mengobati infeksi kulit, saluran pernapasan, hingga gangguan pencernaan akibat bakteri. Untuk infeksi kulit, irisan kencur dapat direndam air panas selama 30 menit lalu airnya digunakan untuk mencuci area yang terinfeksi, atau bisa juga dengan mengonsumsi kapsul ekstrak kencur.
Meredakan Gangguan Pencernaan Kembung dan Mules
Efek karminatif pada kencur terbukti mampu merangsang produksi enzim pencernaan. Proses ini membantu memperlancar penyerapan nutrisi sekaligus meredakan gejala kembung dan perut mules.
Pertolongan pertama gangguan pencernaan dapat dibuat dengan memblender kencur segar bersama madu dan air hangat. Setelah disaring, air racikan tersebut diminum dua kali sehari selama keluhan pencernaan masih berlangsung.
Baca Juga: 5 Pantangan Weton Kamis Kliwon Menurut Primbon Jawa: Pahami Karakter Idu Geni dan Hari Naas
Potensi Anti Kanker dan Penjaga Sistem Imun
Kandungan antioksidan tinggi di dalam kencur berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif sekaligus meningkatkan imunitas. Senyawa khusus seperti ethyl p-methoxycinnamate dan ethyl cinnamate juga menunjukkan aktivitas antiproliferatif terhadap sel kanker tertentu.
Studi awal pada hewan mencatat potensi kencur dalam menekan pertumbuhan sel kanker payudara serta kanker paru-paru. Meski masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut pada manusia, mengonsumsi kencur secara rutin sangat dianjurkan untuk menjaga kondisi stamina harian.
Meringankan Masalah Pernapasan Asma dan Batuk
Bagi penderita masalah pernapasan seperti asma dan batuk, kencur menawarkan efek ekspektoran serta antispasmodik. Sifat ini membantu merelaksasi saluran pernapasan dan mengikis rasa sesak napas.
Pengaplikasiannya cukup dengan menghirup uap dari air rebusan kencur yang masih mendidih. Uap yang mengandung ekstrak herbal tersebut dapat langsung bekerja melegakan rongga pernapasan yang tersumbat.
Baca Juga: Terlalu Rajin Ternyata Bisa Merusak Kesehatan, Ini 5 Dampak Medis Menurut Penjelasan Berbasis Sains
Risiko Sampingan dan Dosis Aman Konsumsi
Kendati kaya manfaat, dr. Ema mengingatkan adanya potensi alergi pada sebagian orang yang ditandai dengan gatal-gatal, ruam kulit, hingga diare. Penggunaan berlebihan juga berisiko memicu iritasi lambung serta mencret.
Dosis aman harian untuk orang dewasa adalah 3 gram dalam bentuk kencur segar atau 0,5 gram dalam bentuk kering. Sementara untuk anak-anak, dosisnya harus dikurangi hingga seperempat dosis dewasa dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Baca Juga: 5 Pantangan Weton Kamis Kliwon Menurut Primbon Jawa: Pahami Karakter Idu Geni dan Hari Naas
Sumber : You Tube