25 Tanaman Liar yang Bisa Dimakan, Dari Kersen hingga Mengkudu yang Kaya Manfaat

Dinda Atha Putri Maharani • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 20:31 WIB
25 tanaman liar yang bisa dimakan, mulai kersen, kelor, ciplukan, semanggi hingga mengkudu yang mudah ditemukan.
25 tanaman liar yang bisa dimakan, mulai kersen, kelor, ciplukan, semanggi hingga mengkudu yang mudah ditemukan.

JAKARTA – Tanaman liar yang bisa dimakan ternyata sangat banyak ditemukan di sekitar rumah, kebun, sawah, hingga pinggir jalan. Sebagian besar tanaman ini sering dianggap gulma, padahal telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pangan maupun sayuran tradisional yang kaya nutrisi.

Keberadaan tanaman liar tersebut menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih bertahan di sejumlah daerah. Selain mudah ditemukan, banyak di antaranya dapat diolah menjadi sayur, lalapan, minuman herbal, hingga pelengkap berbagai masakan tradisional.

Kersen hingga Ciplukan yang Mudah Ditemukan

Kersen menjadi salah satu tanaman yang paling mudah dijumpai di pekarangan maupun pinggir jalan. Buahnya yang matang berwarna merah dan memiliki rasa manis sehingga dapat langsung dikonsumsi.

Baca Juga: Dimsum Mentai yang Juicy Resep Diracik, Rasa Diuji

Selain kersen, ciplukan juga termasuk tanaman liar yang cukup populer. Buahnya berwarna kuning keemasan saat matang dengan rasa manis sedikit asam. Daun mudanya juga disebut dapat dimanfaatkan sebagai sayuran.

Kelor dan Katuk Kaya Nutrisi

Kelor dikenal sebagai tanaman yang memiliki kandungan gizi tinggi. Daunnya sering dimasak menjadi sayur bening, sementara bunga dan polong mudanya juga dapat dikonsumsi.

Sementara itu, daun katuk telah lama menjadi menu rumahan masyarakat Indonesia. Sayuran ini dikenal memiliki rasa gurih alami dan umumnya diolah menjadi sayur bening atau tumisan.

Baca Juga: 10 HP Rp1 Jutaan Terbaik Akhir Tahun 2026, Samsung A07 dan Poco C75 Jadi Sorotan

Sayuran Tradisional yang Masih Populer

Beberapa tanaman liar masih sering dijumpai dalam berbagai hidangan tradisional. Kangkung air misalnya, banyak digunakan sebagai bahan tumisan maupun sayur bening.

Bunga turi juga menjadi bahan pangan yang cukup populer di sejumlah daerah. Biasanya bunga turi diolah menjadi urap, pecel, atau campuran sayur bening.

Selain itu terdapat pakis atau paku sayur yang memanfaatkan pucuk muda yang masih menggulung. Bagian tersebut dapat ditumis, direbus, maupun dimasak dengan santan.

Baca Juga: 796 KK Terima Bantuan Beras 30 Kg

Semanggi hingga Lamtoro

Semanggi menjadi salah satu tanaman yang identik dengan kuliner tradisional Jawa Timur. Daunnya biasa direbus dan diolah menjadi pecel semanggi.

Sementara petai Cina atau lamtoro dikenal karena biji mudanya yang sering dijadikan lalapan. Selain dimakan mentah, biji lamtoro juga kerap dicampurkan ke dalam sambal maupun berbagai masakan tradisional.

Berbagai Tanaman Herbal yang Bisa Dikonsumsi

Beluntas merupakan tanaman yang telah lama dimanfaatkan sebagai lalapan dan bahan pengobatan tradisional. Daun mudanya memiliki aroma khas yang cukup kuat.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Otomotif Belum Normal

Jotang juga dikenal dalam pengobatan tradisional, terutama untuk sariawan dan sakit gigi. Daun mudanya dapat diolah menjadi sayur, sedangkan bunganya dimanfaatkan dalam beberapa jenis olahan.

Selain itu terdapat sirih Cina yang tumbuh di area lembap. Daun dan batang mudanya dapat dimakan sebagai lalapan maupun dimasak menjadi sayuran.

Tanaman Pangan yang Mulai Jarang Dikenal

Beberapa tanaman dalam daftar ini mulai jarang dikenal oleh masyarakat perkotaan. Di antaranya kamanilan, jewor, selonggrong atau jelantir, tempuh wiyang, hingga sawi langit.

Baca Juga: Kadis Definitif Makin Langka Kepala Disippus Pensiun 1 Oktober

Meski demikian, tanaman-tanaman tersebut masih dimanfaatkan di sejumlah daerah sebagai sumber pangan alternatif yang mudah diperoleh di alam.

Kecombrang hingga Mengkudu

Kecombrang menjadi salah satu tanaman yang terkenal karena aroma khas bunganya. Selain bunga, batang muda dan buah mudanya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan sambal.

Belimbing tanah serta belimbing wuluh juga termasuk tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Begitu pula mengkudu yang meskipun memiliki aroma kuat, telah lama digunakan sebagai bahan minuman dan sayuran tradisional.

Baca Juga: HP OPPO Terbaru 2026 Bawa Baterai 7000 mAh dan AMOLED 120 Hz, Harganya Bikin Penasaran

Daun muda mengkudu bahkan dapat diolah menjadi urap yang dikonsumsi masyarakat di beberapa daerah.

Keberadaan tanaman liar yang bisa dimakan menunjukkan bahwa lingkungan sekitar menyimpan banyak sumber pangan alami yang sering kali terlupakan. Dengan pengetahuan yang tepat, berbagai tanaman tersebut dapat menjadi alternatif pangan sekaligus bagian dari pelestarian kuliner tradisional Indonesia.

 

source:Youtube/@Botanipedia

Editor : Dinda Atha Putri Maharani
tanaman liar yang bisa dimakan kelor semanggi Kersen ciplukan