Rumput Minjangan yang Sering Dianggap Gulma Ternyata Memiliki Beragam Potensi Manfaat

Dinda Atha Putri Maharani • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 21:01 WIB
Rumput minjangan atau kirinyuh yang sering dianggap gulma ternyata memiliki berbagai potensi manfaat dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.
Rumput minjangan atau kirinyuh yang sering dianggap gulma ternyata memiliki berbagai potensi manfaat dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.

JAKARTA – Rumput minjangan atau Chromolaena odorata merupakan tanaman liar yang banyak ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Tanaman ini sering tumbuh di lahan kosong, area perkebunan, tepi jalan, hingga daerah pegunungan dan rawa.

Meski kerap dianggap sebagai gulma pengganggu karena pertumbuhannya yang sangat cepat, rumput minjangan telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Tanaman ini juga dikenal dengan berbagai nama daerah, seperti kirinyuh, kopasanda, balakacida, hingga rumput Soeharto.

Tumbuh Subur di Berbagai Kondisi

Rumput minjangan termasuk tumbuhan berkayu dari keluarga Asteraceae. Tanaman ini memiliki akar tunggang dengan batang berwarna kekuningan dan dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar satu meter atau lebih pada kondisi tertentu.

Baca Juga: Megawati Hangestri Cetak 38 Poin, Hyundai Hill State Tumbangkan Raksasa Jepang

Daunnya berbentuk oval dengan tepi bergerigi dan permukaan yang kasar. Tanaman ini mampu tumbuh baik di lahan kering maupun daerah yang memiliki cukup ketersediaan air.

Mengandung Beragam Senyawa Aktif

Menurut penjelasan dalam tayangan tersebut, rumput minjangan mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid.

Selain itu, tanaman ini juga disebut mengandung sejumlah mineral penting, antara lain kalsium, magnesium, kalium, fosfat, zat besi, dan zinc.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bukan Lagi Sekadar Pemain Asing, Kini Dipanggil Kakak Mega

Kandungan tersebut menjadi alasan mengapa tanaman ini sering dimanfaatkan dalam berbagai pengobatan tradisional oleh masyarakat.

Potensi Manfaat bagi Kesehatan

Rumput minjangan dipercaya memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Daunnya disebut mengandung saponin yang berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung melalui pengelolaan kadar kolesterol.

Tanaman ini juga sering digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan luka. Kandungan tanin dan antioksidan di dalamnya dipercaya dapat membantu melawan bakteri penyebab infeksi serta mendukung proses pemulihan luka.

Baca Juga: Wisata Sumenep, dari Keraton hingga Gili Labak yang Bikin Liburan Makin Berkesan

Selain itu, kandungan flavonoid, saponin, dan alkaloid pada daun rumput minjangan disebut berpotensi membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

Digunakan dalam Pengobatan Tradisional

Dalam praktik tradisional, daun rumput minjangan kerap digunakan untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Beberapa di antaranya terkait dengan gangguan pencernaan, luka luar, hingga keluhan yang berhubungan dengan peradangan.

Masyarakat lokal biasanya memanfaatkan daun yang telah dilumatkan untuk ditempelkan pada bagian tubuh yang mengalami luka.

Baca Juga: Megawati Hangestri Jadi Kakak Mega, Kedekatan dengan Pemain Muda Hill State Makin Terlihat

Ekstrak akar dan daunnya juga disebut telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keperluan kesehatan.

Dimanfaatkan Sebagai Pestisida Nabati

Selain digunakan sebagai tanaman herbal, rumput minjangan juga dimanfaatkan sebagai pestisida nabati. Beberapa penelitian yang disebutkan dalam tayangan tersebut menunjukkan tanaman ini berpotensi digunakan untuk membantu pengendalian sejumlah hama pertanian.

Namun demikian, tanaman ini tetap dianggap sebagai gulma oleh banyak petani karena pertumbuhannya yang agresif dan dapat mengganggu tanaman budidaya.

Baca Juga: Megawati Hangestri Dipanggil Kakak Mega, Tanda Makin Dekat dengan Pemain Muda Hill State

Perlu Kajian Lebih Lanjut

Meski berbagai manfaat rumput minjangan telah dikenal dalam pengobatan tradisional, sejumlah khasiat yang disebutkan masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Karena itu, pemanfaatan tanaman herbal tidak disarankan sebagai pengganti pengobatan medis. Penggunaan tetap perlu dilakukan secara bijak dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

 

source:youtube/@Poji Boo

Editor : Dinda Atha Putri Maharani
Rumput Minjangan Kirinyuh Chromolaena Odorata tanaman herbal tanaman liar